Pengungsi di Posko GOR Cengkareng Kekurangan Selimut dan Bahan Makanan

Kompas.com - 04/01/2020, 11:34 WIB
Suasana posko banjir GOR Cengkareng terlihat cukup sepi karena beberapa warga kembali ke rumah untuk sementara waktu dan mengecek kondisi rumah mereka pada Jumat (3/1/2020) pukul 8 malam. Suasana posko banjir GOR Cengkareng terlihat cukup sepi karena beberapa warga kembali ke rumah untuk sementara waktu dan mengecek kondisi rumah mereka pada Jumat (3/1/2020) pukul 8 malam.

JAKARTA, KOMPAS.COM - Ketua Karang Taruna Kecamatan Cengkareng Kusnan mengatakan bahwa bahan makanan sangat minim di posko banjir GOR Cengakareng. Bahan makanan itu berupa mi instan, telur, beras, biskuit, dan susu yang dikhususkan untuk balita. 

"Dari hari Rabu (1/1/2020), jumlah total bahan makanan yang datang ke sini sebanyak 100-an dus Indomie, 5 karung beras, dan telur, serta 100-an kaleng susu cair," ujar Kusnan.

Baca juga: Banjir Jabodetabek Berangsur Surut, Pengungsi Diimbau Tak Buru-buru Kembali ke Rumah

 

Kusnan menambahkan, stok bahan makanan ini tak hanya untuk pengungsi di GOR Cengkareng, tetapi juga semua posko banjir di Cengkareng. 

Hal ini karena posko banjir GOR Cengkareng merupakan posko induk yang berusaha untuk memberikan makanan untuk semua pengungsi di seluruh posko banjir di Cengkareng.

"Apa saja kita masak, yang penting para pengungsi sudah makan. Tadi aja nganter 64 piring nasi dengan lauk telur ke posko banjir di kecamatan Cengkareng," katanya.

Selain minimnya bahan makanan, posko GOR Cengkareng juga kekurangan selimut.

Menurut Kusnan, sejak Rabu (1/1/2020), para pengungsi meminta selimut lantaran jumlahnya sangat minim.

Ia mengatakan, sampai Jumat (3/1/2020) hanya 50 selimut yang diterima oleh posko banjir GOR Cengkareng.

"Selimut cuma 50 buah, padahal pengungsinya ada 600-an. Makanya kita juga sulit juga kalau sudah begini, apalagi musim hujan kan. Padahal itu kan paling utama," katanya.

Untuk mengatasi keterbatasan jumlah, selimut diutamakan untuk para balita dan lansia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Megapolitan
Berlaku 14 Hari, Penerapan PSBB di Jakarta Sampai 23 April 2020

Berlaku 14 Hari, Penerapan PSBB di Jakarta Sampai 23 April 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X