Kompas.com - 04/01/2020, 11:34 WIB
Suasana posko banjir GOR Cengkareng terlihat cukup sepi karena beberapa warga kembali ke rumah untuk sementara waktu dan mengecek kondisi rumah mereka pada Jumat (3/1/2020) pukul 8 malam. Suasana posko banjir GOR Cengkareng terlihat cukup sepi karena beberapa warga kembali ke rumah untuk sementara waktu dan mengecek kondisi rumah mereka pada Jumat (3/1/2020) pukul 8 malam.

Sebab, mereka sangat rentan terkena penyakit di musim banjir ini, terutama pascabanjir besar yang melanda Cengkareng.

Selain itu, Karang Taruna Kecamatan Cengkareng juga berinsiatif untuk memberikan karpet agar para pengungsi dapat tidur dengan layak.

"Karpet ini gunanya agar pengungsi tidak tidur di lantai langsung. Kan di sini (GOR Cengkareng) itu pakai AC, jadi ya pasti dingin kalau langsung tidur di lantai gitu," katanya.

Selain bahan makanan dan selimut, bantuan logistik yang diberikan kepada pengungsi berupa popok bayi, air mineral, air bersih untuk mandi, serta pembalut.

Sementara stok air di posko GOR Cengkareng dirasa sudah cukup untuk para pengungsi.

"Cukuplah kalau untuk wudhu atau basuh muka. Ada 3 tangki air yang dikirim ke sini dari PAM dan Palija," ujar Kusnan.

Baca juga: 2 Food Truck ACT Jadi Dapur Umum Pengungsi Banjir Jakarta

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, warga juga mengaku kesulitan mendapatkan makan yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari.

Ida (29), salah satu warga, mengeluhkan kurangnya jatah makan bagi para pengungsi.

"Kemarin saja pada Kamis (2/1/2020), saya baru makan 1 kali. Itu saja dikasihnya sore," kata Ida ketika ditemui Kompas.com, Jumat (3/1/2020) pada pukul 18.00.

Tak hanya itu, Ida juga khawatir dengan gizi kedua anaknya selama di posko pengungsian.

Pasalnya, makanan yang diberikan hanya berpatok pada mi, nasi, dan telur. Karena itu, Ida memberikan alternatif makanan untuk anaknya berupa biskuit dan susu.

Ida baru mendapat makanan berupa nasi kotak pada hari Jumat (3/1/2020).

Ida berujar, dirinya kesulitan untuk membeli makanan di luar posko meskipun ada uang cukup. Karena itu, Ida hanya bergantung pada makanan di posko.

"Ada uang juga, saya enggak bisa beli makanan di luar. Warteg enggak jualan, kalaupun ada yang jualan, pasti sudah abis duluan," katanya.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Pemprov DKI Akan Usut Pelaku Vandalisme Tugu Sepatu di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Seorang Pemuda Terpeleset dan Tenggelam di Kali Kawasan Sunter Jaya

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Ganjil Genap di Kawasan Wisata Pengaruhi Jumlah Pegunjung TMII

Megapolitan
Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Polisi Selidiki Kematian Seorang Pria di Tangerang yang Ditembak Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.