Seorang Manula di Jatinegara Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Kompas.com - 06/01/2020, 09:31 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang manusia lanjut usia (manula) berusia 68 tahun atas nama Yana Savoyna Tjong (68) ditemukan meninggal di kediamannya di RT 07/10 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara, Minggu (5/1/2020) sekira pukul 14.30 WIB.

Ketua RT 07, Hasbullah, merupakan orang yang pertama menemukan jenazah nenek malang tersebut tergeletak di dalam rumah.

Awalnya, Hasbullah curiga lantaran tak melihat korban sudah 3 hari, yaitu sejak Kamis lalu.

"Terakhir terlihat siang tanggal 2, pas lagi nyapu depan rumah. Habis itu enggak terlihat lagi sampai tadi ditemuin warga," kata Hasbullah di lokasi.

Baca juga: Jenazah Laki-laki Ditemukan di Sungai Dekat Masjid Istiqlal

Saat ditemukan, jenazah Yana sudah terbujur di kamar dan mengalami pembusukan sehingga menimbulkan bau tak sedap.

Aroma tak sedap tersebut menurut Hasbullah sudah tercium hidung warga sebelum pintu rumah Yana dibuka.

"Kami sudah mau lapor polisi sebelum pintu rumah warga dibuka. Cuma karena belum yakin kalau meninggal makannya kami masuk dulu," ujarnya.

Usai memastikan jasad Yana, Hasbullah bergegas melapor ke Unit Reskrim Polsek Jatinegara dan menghubungi Dinas Kehutanan meminta ambulans.

Hasbullah menambahkan bahwa nenek yang berprofesi sebagai wiraswasta itu hanya tinggal seorang diri di dalam rumah.

"Dia memang tinggal sendiri, sudah lama tinggal di sini. Pihak keluarganya sudah dihubungi. Kalau penyebab kematiannya apa belum tahu, masih dicek polisi," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tidak Terlihat Selama Tiga Hari, Nenek di Jatinegara Ditemukan Tewas Membusuk Dalam Rumah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Megapolitan
4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Megapolitan
Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

Megapolitan
Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Megapolitan
Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X