Pembangunan Alun-alun Kota Bogor Usung Gaya Eropa

Kompas.com - 07/01/2020, 20:32 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pembangunan alun-alun di kawasan Taman Topi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meninjau lokasi pembangunan alun-alun di kawasan Taman Topi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/1/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyiapkan grand design pembangunan alun-alun di kawasan Taman Topi, Bogor, Jawa Barat.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, nantinya konsep alun-alun Kota Bogor akan dibuat menyerupai alun-alun yang ada di negara Eropa.

Bima menyebut, alun-alun Kota Bogor akan terintegrasi dengan sejumlah fasilitas lain, termasuk masjid dan stasiun kereta.

"Seperti di Eropa, di sana kan gereja menyatu dengan taman serta tempat publik lain. Nah, ini (alun-alun) akan seperti itu. Kami ingin menyatu betul dengan masjid," ungkap Bima, usai meninjau lokasi pembangunan alun-alun, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Pemkot Bogor Bongkar Plaza Taman Topi untuk Bangun Alun-alun

Bima menambahkan, alun-alun Kota Bogor juga akan dilengkapi dengan fasilitas lapangan, jogging track, serta ampitheater untuk lokasi pertunjukan seni.

Ia juga menginginkan, pembangunan alun-alun bukan hanya sebatas sebagai tempat rekreasi semata, melainkan ada nilai filosofi dan sejarah Bogor di sana.

"Di tengah-tengahnya nanti akan dibuat tourism information center," kata Bima.

Lanjut Bima, sebagai tahap awal, Pemkot Bogor akan melakukan pemagaran di sekitar lokasi proyek pembangunan alun-alun.

Baca juga: Kenangan Warga Bogor di Taman Topi: Rekreasi Keluarga Murah Meriah

"Nanti pemagaran akan ini dilakukan sampai batas ujung trotoar. Jadi kalau ada yang parkir di situ akan ditertibkan," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X