Banjir di Bekasi dan Masalah Sampah yang Tersisa

Kompas.com - 08/01/2020, 07:43 WIB
Truk-truk sampah Kota Bekasi antre membuang sampah pascabanjir dari perumahan warga ke TPA Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTruk-truk sampah Kota Bekasi antre membuang sampah pascabanjir dari perumahan warga ke TPA Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (7/1/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Banjir parah yang melanda Kota Bekasi, Rabu (1/1/2020) pekan lalu, menyisakan masalah yang tak kalah pelik, yakni tumpukan sampah serta timbulan lumpur yang terbawa arus sungai.

Sepekan berlalu sejak musibah itu melanda, warga dan Pemerintah Kota Bekasi masih kelimpungan mengatasi masalah itu, yaitu sampah dan lumpur.

Kompas.com mengikuti Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menyusuri beberapa perumahan yang berdiri di sekitar tanggul Kali Bekasi, Senin lalu. Jarak yang ditempuh sekitar 8 kilometer.

Baca juga: Dalam 5 Hari, Volume Sampah Banjir di Bekasi Naik Hampir 100 Persen

Sepanjang itu, selain kaki yang terbenam lumpur, hidung selalu mencium aroma busuk yang  bersumber sampah maupun bangkai hewan.

Rahmat juga mencium aroma busuk yang sama.

"Baunya sudah tidak enak, sudah tidak sehat," kata pria yang akrab disapa Pepen itu.

Sejumlah perumahan, seperti Pondok Mitra Lestari, Kemang Ifi Jatiasih, Komplek Angkatan Laut, dan Pondok Gede Permai sangat parah timbunan sampahnya.

Perabotan-perabotan rumah tangga yang rusak digempur banjir dibuang begitu saja oleh para pemiliknya di depan rumah. Kasur, lemari, kursi, sofa, hingga peralatan dapur menumpuk di gang-gang yang masih berlumur lumpur.

Sampah yang diangkut meningkat

Pos timbang di TPA Sumur Batu, lokasi pembuangan akhir sampah-sampah seantero Kota Bekasi mencatat, volume sampah yang diangkut menuju TPA tersebut merangkak naik tiap harinya.

Berdasarkan data Pos Timbang TPA Sumur Batu yang diterima Kompas.com pada Selasa sore kemarin, volume sampah pada Senin lalu hampir mencapai dua kali lipat volume sampah pada hari pertama selepas banjir, yaitu Kamis pekan lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

UPDATE 24 Januari: Jakarta Catat 3.512 Kasus Positif Covid-19, Kasus Aktif Tembus 24.224

Megapolitan
Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Daftar 49 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridenfikasi

Megapolitan
Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Mulai Surut, Ruas Jalan di Bekasi Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Minggu Sore, 10 Lokasi di Jakut dan Jaktim Tergenang Air

Megapolitan
Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Banjir Melanda 6 Kecamatan di Bekasi, Ketinggian Air Sempat Mencapai 1,2 Meter di Pondok Gede

Megapolitan
Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Tiga Hari Dibuka, Sudah 86 Jenazah Dimakamkan di TPU Bambu Apus dengan Protap Covid-19

Megapolitan
Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Hujan Deras, Beberapa Perumahan dan Ruas Jalan di Bekasi Banjir

Megapolitan
Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Daftar 25 Kelurahan di Jakarta dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Jagakarsa 312 Kasus

Megapolitan
Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Hujan Deras Sejak Minggu Pagi, 10 Lokasi di Jakarta Tergenang Air

Megapolitan
Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Imbas RS Penuh, Penularan Covid-19 dari Klaster Keluarga di Tangsel Meningkat

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, Wagub DKI Sampaikan Belasungkawa

Megapolitan
Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Ruang ICU Penuh, Wakil Wali Kota Tangsel: Masyarakat Jangan Sakit

Megapolitan
PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

PPKM di Tangsel Belum Maksimal, Tingkat Kedisiplinan Masyarakat Tak Sesuai Target

Megapolitan
Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Anies Minta Pusat Ambil Alih Penangangan Covid-19 di Jabodetabek: Didukung Depok-Tangsel, Dipertanyakan Bogor

Megapolitan
Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Upaya Pemkot Tangsel agar Lepas dari Ancaman Kolapsnya RS Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X