Pemprov DKI Sebut Banjir di Sudah Surut, tetapi Masih Ada Pengungsi

Kompas.com - 08/01/2020, 09:53 WIB
Pengungsi di Masjid Ar-Rohman Semanan sedang menunggu makanan yang terlambat datang, Selasa (7/1/2020) KOMPAS.com/Tia AstutiPengungsi di Masjid Ar-Rohman Semanan sedang menunggu makanan yang terlambat datang, Selasa (7/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta M Ridwan mengatakan, banjir di seluruh wilayah Jakarta sudah surut pada Rabu (8/1/2020).

Titik yang terakhir masih terendam banjir berlokasi di RT 001 RW 001 Kelurahan Semanan, Jakarta Barat. Namun, banjir di lokasi tersebut sudah surut pada Rabu pagi.

"Info dari pihak kelurahan, surut pada pukul 06.00," ujar Ridwan saat dikonfirmasi.

Meskipun banjir di semua titik sudah surut, kata Ridwan, masih ada 666 warga yang mengungsi di empat lokasi pengungsian di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Mereka mengungsi karena rumahnya masih dibersihkan.

Baca juga: BNPB: Genangan Air Makin Surut, Jumlah Pengungsi Menurun

Menurut Ridwan, pengungsi membersihkan rumah mereka pada pagi hari, sedangkan malam harinya kembali ke lokasi pengungsian untuk istirahat dan tidur.

"Sudah tidak ada banjir, tapi masih ada pengungsi karena rumahnya masih dibersihkan. ( Pengungsi) di Semanan dan Kramatjati," kata Ridwan.

Hujan deras dan cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu lalu menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Akibat banjir tersebut, 36.445 warga Jakarta mengungsi pada keesokannya. Jumlah pengungsi berangsur-angsur berkurang seiring dengan surutnya banjir.

Baca juga: Pengungsi Banjir di Jakarta Barat Mulai Kembali ke Rumah

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X