Anies Izinkan Sampah Banjir Bekasi Dibuang ke TPST Bantargebang

Kompas.com - 08/01/2020, 17:08 WIB
Truk-truk sampah Kota Bekasi antre membuang sampah pascabanjir dari perumahan warga ke TPA Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (7/1/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANTruk-truk sampah Kota Bekasi antre membuang sampah pascabanjir dari perumahan warga ke TPA Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (7/1/2020).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengizinkan sampah pascabanjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, dibuang ke TPST Bantargebang milik Pemprov DKI.

Anies memenuhi permintaan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi soal pembuangan sampah tersebut.

"Tentu ada urusan administrasinya, nanti ada surat dan lain-lain, tapi itu menyusul. Yang penting, kami saling bantu. Jadi, permintaan dari Pak Wali Kota akan kami penuhi," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Wali Kota Bekasi Ingin Hubungi Anies agar Sampah Bekasi Dibuang di TPST Bantargebang

Selain mengizinkan Pemerintah Kota Bekasi membuang sampah ke TPST Bantargebang, Pemprov DKI juga akan meminjamkan alat berat untuk mengelola sampah pascabanjir di Bekasi.

Pemprov DKI dan Pemkot Bekasi sudah membicarakan hal tersebut.

"Kami akan bantu Bekasi, termasuk ada kebutuhan-kebutuhan alat-alat, nanti kami akan pinjamkan alat-alat itu untuk bisa nanti mengelola sampah yang ada di sana," kata dia.

Baca juga: 8 Fakta Proyek Normalisasi Ciliwung, Dimulai Zaman Jokowi hingga Mandek Era Anies

Anies menyampaikan, Bekasi dan Jakarta sama-sama bagian dari Republik Indonesia. Masalah yang dihadapi Bekasi berarti masalah yang dihadapi bangsa Indonesia, termasuk Jakarta.

Karena itu, Pemprov DKI membantu Pemkot Bekasi.

"Ini adalah Republik Indonesia, ini bukan Republik Jakarta, Republik Bekasi. Ini Republik Indonesia, ini tanah kita, ini warga kita, ini adalah tanggung jawab kita," ucap Anies.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebelumnya menyatakan berencana menghubungi Anies untuk membahas pengangkutan sampah pascabanjir di Kota Bekasi.

Baca juga: Dalam 5 Hari, Volume Sampah Banjir di Bekasi Naik Hampir 100 Persen

Sebab, sampah pascabanjir di Kota Bekasi amat tinggi volumenya dan menyebabkan TPA Sumur Batu menjadi penuh.

Pemkot Bekasi juga kekurangan alat berat untuk mengelola sampah sisa banjir yang diantar terus menerus ke TPA Sumur Batu.

"Saya akan menghubungi Pak Gubenur Anies untuk memberikan ruang di TPST Bantargebang agar sampah-sampah akibat banjir ini dapat dibuang ke sana," ujar pria yang akrab disapa Pepen, Selasa (7/1/2020).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X