Kompas.com - 09/01/2020, 16:26 WIB
Gerobak motor (Germor) yang mengangkut sampa di kawasan RW01 Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/1/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARGerobak motor (Germor) yang mengangkut sampa di kawasan RW01 Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan RW 01, Kelurahan Semanan menjadi salah satu lokasi terdampak banjir di awal 2020.

Ketinggian air di permukiman padat penduduk bahkan mencapai 2 sampai 3 meter. Setelah air surut, tumpukan sampah di sekitar rumah penduduk pun menjadi persoalan.

Proses pemindahan sampah menjadi masalah karena sulit dijangkau truk-truk sampah lantaran keberadaannya di dalam gang.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat Edy M mengatakan, Pemerintah Kota menyiapkan gerobak motor milik Sudin LH yang bisa menembus gang-gang untuk mengangkut sampah.

Baca juga: Sampah Sisa Banjir di Cengkareng Terkumpul 260 Ton dalam Sehari

"Kalideres di wilayah Semanan yang parah karena dia tidak bisa masuk armada (truk). Tapi kalau masuk ke RW 001 kita pakai germor atau gerobak motor Sudin LH ya ini sekarang untuk ambil sampah ke gang-gang," ucap Edy saat dihubungi, Kamis (9/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampah yang diangkut juga beragam, mulai dari kasur, perabotan rumah tangga, sofa, dll masuk dalam germor.

Sementara sampah yang terlihat kecil dimasukkan ke dalam kantong sampah yang diberikan oleh petugas.

"Sampah sudah diangkut pakai Germor, lalu di bawa ke TPS yang di dekat Daan Mogot City, itu nanti truk yang angkut ke Bantar Gebang," kata Edy.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
UPDATE 23 September: Tambah 23 Kasus Covid-19 di Tangsel, 22 Orang Sembuh

UPDATE 23 September: Tambah 23 Kasus Covid-19 di Tangsel, 22 Orang Sembuh

Megapolitan
Jenazah Lansia Ditemukan di Rumahnya di Bekasi, Diduga Sudah Sepekan Meninggal

Jenazah Lansia Ditemukan di Rumahnya di Bekasi, Diduga Sudah Sepekan Meninggal

Megapolitan
Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan, Polisi Periksa Saksi dan Ambil Sampel

Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan, Polisi Periksa Saksi dan Ambil Sampel

Megapolitan
Polisi Masih Buru Pelaku Pembegalan terhadap Ustaz di Bekasi

Polisi Masih Buru Pelaku Pembegalan terhadap Ustaz di Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.