Polisi Tangkap Kurir Narkoba yang Sembunyikan 5 Kilogram Sabu dalam Tumpukan Kopi

Kompas.com - 10/01/2020, 09:51 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama dalam jumpa pers penangkapan kurir sabu di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020). KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama dalam jumpa pers penangkapan kurir sabu di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).
|

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Polsek Kebayoran Lama menangkap satu orang kurir sabu dengan barang bukti sebesar 5 kilogram di kawasan Jakarta Utara.

Sabu tersebut disita polisi dalam kondisi dibungkus tumpukan kemasan kopi.

Pria dengan inisial BM ini ditangkap aparat pada Minggu (29/12/2019).

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama menjelaskan BM berusaha menyembunyikan sabu tersebut dalam bungkus kopi agar tidak dicurigai aparat.

"Kopi ini tujuannya untuk menutupi sabu ini di dalam tas baik itu untuk menyamarkan bau dari sabu ini," kata Bastoni saat menggelar konferensi pers di Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Bongkar Sindikat Narkoba, Polisi Amankan 25 Paket Sabu dan Uang Palsu

BM ditangkap ketika ingin naik bus di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Saat itu, BM ingin membawa barang tersebut ke kawasan Jawa Tengah.

Barang tersebut niatnya akan diedarkan di kawasan Jawa Tengah. Namun aksi tersebut digagalkan polisi.

Polisi kini tengah memburu tersangka berinisial TM yang memerintah BM untuk membawa sabu tersebut ke Jawa Tengah.

Atas perbutannya, BM dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Megapolitan
55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

55,5 Persen Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Telah Sembuh

Megapolitan
Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Penularan Covid-19 Tak Seganas Sebelumnya, Guru di Atas 40 Tahun Boleh Mengajar di Sekolah

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Satpas Jaktim, 2 Mobil SIM Keliling Disediakan di TMII

Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Satpas Jaktim, 2 Mobil SIM Keliling Disediakan di TMII

Megapolitan
Pengunjung Tempat Hiburan di Jakarta Akan Dibatasi Saat New Normal

Pengunjung Tempat Hiburan di Jakarta Akan Dibatasi Saat New Normal

Megapolitan
Jelang New Normal, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Cairan Disinfektan

Jelang New Normal, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Disemprot Cairan Disinfektan

Megapolitan
H+9 Lebaran, Jumlah Pengendara Tanpa SIKM yang Diputar Balik Turun 13 Persen

H+9 Lebaran, Jumlah Pengendara Tanpa SIKM yang Diputar Balik Turun 13 Persen

Megapolitan
Kota Bogor Ulang Tahun Ke-538, Pemkot Akan Beri Penghargaan buat Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Kota Bogor Ulang Tahun Ke-538, Pemkot Akan Beri Penghargaan buat Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X