Minibus Terbakar di Jalur Transjakarta di Cawang, Diduga akibat Korsleting

Kompas.com - 10/01/2020, 12:25 WIB
Mini Bus pembantu teknis milik PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terbakar di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020). Dokumentasi Sudinhub Jakarta TimurMini Bus pembantu teknis milik PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terbakar di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah minibus bernomor polisi B 9456 UCF terbakar di Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020) pagi.

Kanit Laka Lanta Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB.

Minibus itu diketahui merupakan mobil storing atau pembantu teknis milik PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).


"Pada saat kendaraan sedang melaju melalui Jalan Sutoyo arah utara, tepatnya depan RS UKI di jalur busway, tiba-tiba dari bawah kolong kendaraan tersebut mengeluarkan asap lalu terbakar," kata Agus dalam keterangannya, Jumat.

Baca juga: Pencuri Modus Pecah Kaca di Cilincing Incar Mobil-Mobil di Pinggir Jalan

Diduga telah terjadi korsleting listrik pada bagian mesin mobil sehingga menyebabkan mobil mengeluarkan api dan terbakar.

"Diduga ada kabel yang korslet," ujar Agus.

Pemadam kebakaran langsung menuju lokasi dan memadamkan api. Tak sampai satu jam, api yang melahap seluruh badan mobil itu berhasil dipadamkan.

Kejadian itu sempat membuat arus lalu lintas di lokasi tersendat. Tak ada korban luka ataupun jiwa dari peristiwa tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X