Satu Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Sawangan

Kompas.com - 14/01/2020, 19:10 WIB
Kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan di Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020) Dokumentasi Kanit Laka Lantas DepokKendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan di Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020)

DEPOK, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Perumahan Telaga Golf, Sawangan, Depok, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan bahwa kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Toyota Avanza B 1401 WON yang dikemudikan oleh Joni melaju dari arah Depok menuju Bojongsari.

Kemudian, mobil tersebut menabrak motor Yamaha Mio GT F-6696-KM yang dikendarai Andi Sunitanto yang melaju searah.


Kemudian mobil tersebut oleng ke kanan dan menabrak motor Vario B 6228 ZMB milik pengemudi ojek online Dedi Prabudi dan Yamaha Lexi B 6914 ZOO milik Sapta Firdiansyah yang melaju berlawanan arah.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Lilin 2019 Meningkat

Laju mobil Toyota Avanza tersebut akhirnya terhenti setelah menabrak tiang listrik.

Akibat kecelakaan tersebut, Dedi Prabudi meninggal dunia. Sementara korban lainnya, Sapta Firidiansyah dan Evi Coryati dikabarkan kritis dan dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati. Sedangkan Andi Sunitanto dilarikan ke RSUD Kota Depok.

"Untuk sementara pengendara Toyota Avanza diamankan ke Polsek Sawangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Suprasetyo.

Di sisi lain, kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan di kedua jalur sepanjang lokasi kejadian.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

Megapolitan
 Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X