Jadi Kurir Sabu, Pengemudi Ojol di Tangerang Ditangkap Polisi

Kompas.com - 14/01/2020, 21:02 WIB
Para pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPara pelaku penyalahgunaan narkoba yang ditangkap Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Polresta Tangerang menangkap 58 pelaku yang berkaitan dengan kasus penyalahgunaan narkotika dalam kurun waktu dua bulan.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, para tersangka terjerat dalam 47 kasus yang ditangani Polresta Tangerang.

Salah seorang tersangka adalah NR, seorang pengemudi ojek online. NR nekat menjadi kurir sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dikonsumsi sendiri.

"Kenapa pelaku melakukan itu, alasannya karena tidak cukup penghasilan yang didapat dari pekerjaan pengemudi ojek online," kata Ade di Polresta Tangerang, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Polres Tangerang Tangkap 58 Pelaku Kasus Narkotika dalam 2 Bulan

Ade mengatakan, dari jasa kurir narkoba, NR mendapat sabu gratis yang bisa dijual kembali atau digunakan sendiri.

"Dijual, sebagian (lagi) dia konsumsi," kata Ade.

Sementara itu, NR mengaku menjadi pecandu sabu satu tahun terakhir.

NR mengaku sering menerima pesanan sabu dari beberapa orang.

"Saya hanya nganter ke sana, orangnya (pembeli) nggak punya relasi, saya punya relasi," kata dia.

NR mengaku mendapatkan sabu di sekitar Lapas Perempuan Kabupaten Tangerang.

"Di Lapas Wanita," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

15,3 Hektare Lahan TPU di Bekasi Masih Kosong

Megapolitan
Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Pengungkapan Rentetan Kasus Koboi Kemang Diganjar MURI

Megapolitan
BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

BERITA FOTO: Dampak Banjir di Jakarta Minggu Kemarin

Berita Foto
Minta Anies Tak 'Tenggelamkan' Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Minta Anies Tak "Tenggelamkan" Kelapa Gading, Warga Tuntut Dana Banjir Dikembalikan

Megapolitan
247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

247 Gardu Listrik Telah Kembali Dinyalakan PLN Setelah Banjir Surut

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

[POPULER JABODETABEK] Lagi-lagi Jakarta Banjir | Viral Video Seorang Ibu Jambak Anak Muda di KRL

Megapolitan
Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Ini Penyebab Banjir di RSCM Versi Damkar

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

BMKG: Jakarta Hujan Petir Nanti Malam, Bogor, Depok, Bekasi Hujan Ringan Seharian

Megapolitan
Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Mayat Wanita Setengah Telanjang Ditemukan di Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Jakarta Banjir, Netizen Serbu Tagar #WajahBaruJakarta untuk Sindir Anies

Megapolitan
[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X