Minta Payung Hukum, Ribuan Pengemudi Ojek Online Akan Demo di Depan Istana

Kompas.com - 15/01/2020, 11:14 WIB
Masa aksi demonstrasi kibarkan bendera merah putih di depan gedung Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONMasa aksi demonstrasi kibarkan bendera merah putih di depan gedung Kedubes Malaysia, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2019)
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) akan melakukan demo di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Aksi demo ini diperkirakan diikuti ribuan pengemudi ojek online yang berasal dari Jabodetabek dan luar Jabodetabek.

"Iya nanti siang sekitar pukul 13.00 WIB. Estimasi massa sekitar 5.000 orang yang datang dari berbagai daerah," ujar Presidium Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono saat dihubungi, Rabu ini.

Baca juga: Usai Demo Massa Pro dan Kontra-Anies, Jalan Depan Balai Kota Kembali Lancar

Ia mengatakan, ada dua tuntutan pengemudi ojek online saat unjuk rasa nanti. 

Pertama, pengemudi ojek online meminta payung hukum atau legalitasnya kepada pemerintah. 

"Kemudian, kami ingin ada evaluasi tarif. Kalau saat ini kan masih dibayar per zonasi," ucap Igun.

Baca juga: Kelompok Pendukung dan Pengkritik Anies Demo Berhadap-hadapan, Hanya Dipisahkan Pagar Balai Kota

Menurut dia, aksi unjuk rasi ini adalah unjuk rasa terbesar. Sebab akan hadir perwakilan pengemudi ojek online dari luar Jabodetabek seperti dari Medan, Jambi, Pekan Baru, Sumatera, Bengkulu, Bandar Lampung, dan Lubuk Linggau.

Selain itu, akan datang juga pengemudi ojek online dari Sukabumi, Pantura, Cianjur, Banjarnegara, Ciamis, Cilacap, Purwokerto, Kuningan, dan Cirebon.

"Ini akan jadi aksi unjuk rasa terbanyak dan terbesar," tuturnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

GBK Tutup Selama PSBB, Kendaraan Dilarang Masuk

Megapolitan
Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Jualan Online Berjalan seperti Biasa Saat PSBB, Pelaku Bisnis Masih Khawatir Kena Sanksi

Megapolitan
DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

DKI Jakarta Efektif PSBB, Ini Langkah Grab agar Mitra Terus Beroperasional

Megapolitan
PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

PSBB DKI Jakarta, Pengendara Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan

Megapolitan
Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Kaum Miskin Kota Sekarat, Mati karena Corona atau Mati Kelaparan

Megapolitan
Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Sektor Usaha yang Dikecualikan Selama PSBB Wajib Batasi Aktivitas Kerja Pegawainya

Megapolitan
[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

[UPDATE] 10 April, Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 1.719 Orang

Megapolitan
PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

PSBB Jakarta, Barang Nonkebutuhan Pokok Tetap Dapat Diakses di Marketplace

Megapolitan
Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Anies Terbitkan Pergub soal PSBB, Dua Kegiatan Ini Masih Diperbolehkan

Megapolitan
Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Ingat, Perusahaan yang Masih Diizinkan Beroperasi Harus Selalu Bersih hingga Dekat dengan Fasilitas Kesehatan

Megapolitan
Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Diizinkan Tetap Buka, Beberapa Poin Harus Diperhatikan Pengelola Penyedia Makan di Masa PSBB

Megapolitan
Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Jumlah Tempat Tidur Pasien Covid-19 dan PDP di Depok Tak Memadai

Megapolitan
Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Denda Rp 100 Juta atau 1 Tahun Penjara bagi Pelanggar PSBB DKI Jakarta

Megapolitan
Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X