Kilas Balik Banjir Jakarta 1996: Banjir Terburuk Tahun 1990-an yang Melumpuhkan Aktivitas Warga

Kompas.com - 15/01/2020, 18:09 WIB
Warga kampung pulo menengok rumah mereka yang terendam, Selasa (6/2/2018) akibat banjir kali Ciliwung Kompas.com/Setyo AdiWarga kampung pulo menengok rumah mereka yang terendam, Selasa (6/2/2018) akibat banjir kali Ciliwung

JAKARTA, KOMPAS.com - Bencana Banjir besar yang melanda Jakarta pada awal tahun 2020 bukan pertama kali terjadi.

Banjir memang kerap merendam wilayah Jakarta sejak masa pemerintahan Hindia Belanda. Banjir pada awal tahun juga pernah melumpuhkan Jakarta pada tahun 1996.

Catatan Harian Kompas tanggal 7 Januari 1996, bencana banjir merendam Ibu Kota.

Tercatat puluhan ribu rumah di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Bukit Duri, dan Kebon Baru terendam akibat meluapnya Sungai Ciliwung.

Selain itu, hujan yang turun secara terus menerus juga memperparah kondisi banjir di Jakarta.

Bahkan, banjir tahun 1996 disebut sebagai banjir terburuk sejak tahun 1987.

Baca juga: Kilas Balik Masa Pemerintah Hindia Belanda: Banjir Terbesar Jakarta Terjadi Tahun 1621 dan 1918

Banjir itu juga mengakibatkan satu mushola ambruk dan satu jembatan betok yang diperuntukkan untuk pejalan kaki, hanyut terbawa air.

Ketinggian air di wilayah Kampung Melayu mencapai 4 meter 35 sentimeter. Ketinggian air itu melebihi ketinggian banjir yang melanda Depok pada tahun 1987 dan 1993.

Menurut warga bernama Daeng Husein Umar yang tinggal di kelurahan Bidaracina kala itu, ketinggian banjir yang merendam wilayah itu pada tahun 1987 mencapai 2,8 meter, sedangkan pada tahun 1993 ketinggian air mencapai 3,5 meter.

"Tahun 1996 ini ketinggian air di Depok tercatat 4,35 meter. Ini betul-betul banjir terburuk," kata Husein Umar yang pernah menjabat Lurah Bidaracina (1986-1993) itu kepada Kompas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Ketua DPRD DKI Minta Masyarakat Taati Aturan Selama PSBB

Megapolitan
Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Serius Ajukan PSBB, Wali Kota Tangerang Rapat dengan Gubernur Banten dan DKI Jakarta

Megapolitan
Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Ini Skenario Pembatasan Penumpang Kendaraan Pribadi dan Umum Saat PSBB di DKI

Megapolitan
3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

3.042 Pekerja di Tangerang Kena PHK karena Perusahaan Terdampak Covid-19

Megapolitan
Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Warga Miskin dan Rentan Miskin di DKI Diminta Daftar ke RW untuk Dapat Bantuan Sembako

Megapolitan
[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

[HOAKS] PT KAI Batalkan Seluruh Perjalanan Jakarta Selama PSBB

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Ketua DPRD Sebut Pemprov DKI Belum Komunikasi Terkait Anggaran Covid-19

Megapolitan
Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Mekanisme Karantina ODP dan PDP di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Polisi Tangkap Sekuriti dan Sopir Angkot Pelaku Bobol ATM, Sudah 12 Kali Beraksi

Polisi Tangkap Sekuriti dan Sopir Angkot Pelaku Bobol ATM, Sudah 12 Kali Beraksi

Megapolitan
Tahap Pertama, Pemprov DKI Distribusikan Bantuan Sembako ke 1,2 Juta KK

Tahap Pertama, Pemprov DKI Distribusikan Bantuan Sembako ke 1,2 Juta KK

Megapolitan
Pembagian Sembako Akan Dilakukan dari Rumah ke Rumah demi Cegah Calo

Pembagian Sembako Akan Dilakukan dari Rumah ke Rumah demi Cegah Calo

Megapolitan
Keluar Lapas 2 Hari, Eks Napi Mabuk Mengamuk dan Acak-acak Rumah Makan di Depok

Keluar Lapas 2 Hari, Eks Napi Mabuk Mengamuk dan Acak-acak Rumah Makan di Depok

Megapolitan
Ajukan PSBB, Pemkot Bekasi Akui Kekurangan Dana Tangani Covid-19

Ajukan PSBB, Pemkot Bekasi Akui Kekurangan Dana Tangani Covid-19

Megapolitan
Hari Ini, 1.000 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu di Tebet

Hari Ini, 1.000 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu di Tebet

Megapolitan
Polisi Tetapkan Vanessa Angel sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Polisi Tetapkan Vanessa Angel sebagai Tersangka Kasus Penyalahgunaan Narkotika

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X