BBWSCC Inventarisasi 62 Situ di Jabodetabek, Luasnya Banyak yang Menyempit

Kompas.com - 15/01/2020, 19:06 WIB
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bambang Hidayah di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIKepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bambang Hidayah di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menginventarisasi 62 situ di Jabodetabek yang semula dikelola pemerintah daerah.

Situ-situ itu diambil alih dan akan dikelola BBWSCC.

Kepala BBWSCC Bambang Hidayah mengatakan, dari 62 situ yang sudah diinventarisasi, banyak luas situ yang menyempit.

"Baru 62 situ yang kami inventarisasi. 62 situ itu sebagian sudah alih fungsi, sudah menciut lahannya," ujar Bambang di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).


Baca juga: 15 Situ di Jabodetabek Hilang, Alih Fungsi Jadi Ladang hingga Perumahan

Bambang mencontohkan Situ Gunung Putri di Bogor, Jawa Barat. Menurut Bambang, 13 hektar area tersebut sudah dikuasai warga.

"Situ Gunung Putri, kami lakukan pengerukan, kerja sama dengan Kodam Jaya, itu (totalnya) 18 hektar, ternyata 13 hektar sudah dimiliki (warga), umumnya girik, sisa lima hektar saja," kata dia.

Bambang berujar, 62 situ yang diinventarisasi sudah dipatok. Tujuannya agar tidak diserobot kembali.

Dari 62 situ tersebut, ada 12 situ yang sudah direvitalisasi.

Baca juga: Kilas Balik Banjir Jakarta 1996: Banjir Terburuk Tahun 1990-an yang Melumpuhkan Aktivitas Warga

Revitalisasi untuk menampung debit air dan mengendalikan banjir Jakarta dan sekitarnya.

"Contohnya Pondok Jagung (Tangerang Selatan), Situ Telaga Saat (Cisarua Bogor), titik nolnya Ciliwung, bisa dilihat. Situ Telaga Saat itu sekarang begitu indah, ada pulau kecil di tengahnya untuk tetap bisa ada burung-burung elang hinggap," ucap Bambang.

Secara keseluruhan, ada 206 situ yang diambil alih BBWSCC dari pemda. Selain 62 situ yang sudah diinventarisasi dan dipatok, ada 15 situ yang dinyatakan hilang.

Sementara sisanya, 129 situ, masih akan dicek ke lapangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X