Aksi Unjuk Rasa Pengemudi Ojol di Depan Istana Merdeka Usai, Jalan Kembali Lancar

Kompas.com - 15/01/2020, 19:41 WIB
Jalan Merdeka Utara berangsur normal setelah unjuk rasa pengemudi ojek online di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2020), bubar pada pukul 18.00 WIB. Sebelumnya jalan sempat tersendat karena dipenuhi peserta aksi. KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAJalan Merdeka Utara berangsur normal setelah unjuk rasa pengemudi ojek online di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2020), bubar pada pukul 18.00 WIB. Sebelumnya jalan sempat tersendat karena dipenuhi peserta aksi.
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi unjuk rasa pengemudi ojek online ( ojol) yang tergabung dalam kelompok Roda Dua (Garda) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, telah usai.

Para pengemudi ojol peserta aksi mulai meninggalkan Istana Merdeka pada pukul 18.00 WIB. Namun, ada juga yang masih bertahan.

Setelah mereka bubar, arus lalu lintas dari arah Merdeka Utara menuju Merdeka Barat pun lancar, begitu pula arah sebaliknya.

Presidium Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, mereka membubarkan diri setelah beraudiensi dengan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Dalam kesempatan itu, kata Igun, pengemudi ojol menyampaikan tuntutan mereka kepada Dirjen Perhubungan Darat.

Baca juga: Gelar Aksi Unjuk Rasa, Ini Tiga Tuntutan Pengemudi Ojek Online

"Tadi kami sudah diajak audiensi oleh Dirjen Perhubungan. Ada sekitar perwakilan 10 orang dari daerah-daerah tadi," kata Igun di lokasi unjuk rasa, Rabu.

Igun mengatakan, Menteri Perhubungan pun menerima dengan baik para pengemudi ojek online tersebut.

Setelah para pengemudi ojek online audiensi, pihak Menteri Perhubungan pun berjanji akan mengkaji tuntutan mereka dan menjadikannya evaluasi.

"Mereka janji tadi akan menjadi evaluasi bagi mereka terkait tuntutan ini," ucapnya.

Ratusan pengemudi online yang tergabung dalam Roda Dua (Garda) menyelenggarakan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020) hari ini.

Baca juga: Minta Payung Hukum, Ribuan Pengemudi Ojek Online Akan Demo di Depan Istana

Para pengemudi ojol meminta payung hukum atau status legal mereka sebagai ojol.

"Kemudian, kami ingin ada evaluasi tarif. Kalau saat ini kan masih dibayar per zonasi," kata Presidium Gabungan Transportasi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono.

Ketiga, pengemudi ojek online meminta untuk menutup pendaftaran calon pengemudi ojol di kawasan padat, terutama daerah Jawa dan Kalimantan.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Underpass Toll JORR Surut, Jalanan Dibuka Kembali

Banjir di Underpass Toll JORR Surut, Jalanan Dibuka Kembali

Megapolitan
Dinas BMSDA Bekasi Sebut Banjir di Bintara akibat Luapan Kali Cakung

Dinas BMSDA Bekasi Sebut Banjir di Bintara akibat Luapan Kali Cakung

Megapolitan
Terpleset Saat Lihat Kali Cakung yang Deras, Pemuda di Bekasi Hilang Terbawa Arus

Terpleset Saat Lihat Kali Cakung yang Deras, Pemuda di Bekasi Hilang Terbawa Arus

Megapolitan
Sempat Dimatikan karena Banjir, Sebagian Gardu Listrik Wilayah Tangerang dan Sekitarnya Kembali Menyala

Sempat Dimatikan karena Banjir, Sebagian Gardu Listrik Wilayah Tangerang dan Sekitarnya Kembali Menyala

Megapolitan
Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

Sempat Diliburkan karena Banjir, Aktivitas Seluruh Sekolah di Bekasi Kembali Normal

Megapolitan
Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Sempat Banjir, Tol Jagorawi Sudah Beroperasi Normal

Megapolitan
Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Sebagian Korban Banjir Cipinang Melayu Sudah Kembali ke Rumah

Megapolitan
Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Rabu Pagi, Masih Ada Tiga Titik Banjir di Kelapa Gading

Megapolitan
Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Satu Anak yang Terseret Arus Saat Berenang di Kali Ditemukan Tewas

Megapolitan
Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Viral Sopir Ambulans Dianiaya Saat Bawa Jenazah, Polisi Jaksel Usut

Megapolitan
Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Jakarta Banjir Lagi: 294 RW Terendam, AEON Mall JGC Diserang, hingga Istana Tergenang

Megapolitan
Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Bocah di Bekasi Tewas Tenggelam Saat Bermain di Selokan Saat Banjir

Megapolitan
Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Ditolak Dua Kali Sopir Taksi Online, Vebby Nyaris Naik Transjakarta Bawa Pulang Jenazah Bayinya

Megapolitan
Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Masih Ada Genangan di Jalur KRL, PT KCI Tetap Berlakukan Rekayasa Perjalanan Kereta

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Polisi Tetapkan 8 Tersangka Perusakan AEON Mall Jakarta Garden City

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X