1 Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Sunter Ditangkap, 2 Temannya Buron

Kompas.com - 16/01/2020, 11:11 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (30/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (30/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Buhaqi (45) ditangkap anggota Resmob Polda Metro Jaya lantaran melakukan pencurian di sebuah rumah kosong Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Rabu (15/1/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Buhaqi melakukan aksinya bersama Muhari (36) dan Sugi (48). Dua temannya itu saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buronan.

Yusri mengatakan, tiga orang itu memang mengincar rumah-rumah kosong untuk menjadi sasarannya.

Saat melakukan aksi di rumah kosong, tiga pencuri itu membagi peran.

Baca juga: Pencuri di Rumah Kosong di Depok Gasak Uang Ratusan Juta dan Surat Berharga

"Buhaqi mengawasi situasi, keadaan rumah yang menjadi sasaran aksi pencuriannya," kata Yusri dalam keterangan tertulisnya, Kamis.

Muhari dan Sugi menjadi eksekutor untuk mencuri barang-barang di rumah kosong yang jadi sasaran mereka.

Saat melakukan pencurian di Sunter itu, aksi mereka ketahuan oleh warga sekitar. Warga melaporkan hal itu ke pemilik rumah.

"Si pemilik rumah minta tolong agar satpam mengecek rumahnya dan ditemukanlah gembok dalam keadaan rusak dengan posisi pagar yang terkunci di dalam," ujar Yusri.

Satpam lalu masuk ke rumah kosong itu. Namun, kedatangan satpam diketahui para pencuri.

"Para pencuri itu berusaha keluar pagar untuk melarikan diri," kata Yusri.

Satpam mengejar mereka sambil berteriak.

"Teriakan itu ternyata didengar anggota polisi yang sedang berada di sekitar TKP yang kemudian mengamankan Buhaqi. Sementara dua orang lainnya melarikan diri," ucap Yusri.

Ia mengatakan, polisi masih mencari dua orang yang buronan itu.

"Saat ini Buhaqi berada di Polda sedang dimintai keterangan untuk mengembangkan kasus pencurian ini," ujar Yusri.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Megapolitan
Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Megapolitan
Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Megapolitan
Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Megapolitan
Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Megapolitan
PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

Megapolitan
Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Megapolitan
Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X