Mobil Tabrak Separator Busway di Rawamangun, Pengemudi Tewas

Kompas.com - 16/01/2020, 11:55 WIB
Seorang pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi B 1416 KJK tewas usai mobilnya menabrak separator busway di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2020) dini hari. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISeorang pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi B 1416 KJK tewas usai mobilnya menabrak separator busway di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (16/1/2020) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi B 1416 KJK tewas usai mobilnya menabrak separator busway di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, tepatnya di depan Balai Rakyat Rawamangun, Kamis (16/1/2020) dini hari.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Suparyanto mengatakan, kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat itu pengemudi yang bernama Jeong Byung Mun (56) mengendarai mobilnya dari arah Jalan Pramuka menuju Jalan Pemuda.

Baca juga: Minibus Ringsek akibat Tabrak Separator Jalur Busway di Jatinegara

"Sesampainya di depan Balai Rakyat Rawamangun, tiba-tiba kendaraan tidak terkendali, oleng ke kanan, menabrak separator busway," kata Agus, Kamis.

Akibat kecelakaan, korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi. Korban langsung dibawa polisi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk penanganan lebih lanjut.

Mobil yang dikendarai korban rusak cukup parah di bagian depan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Loksem Kuliner di Menteng Ditutup karena Layani Dine-in

Megapolitan
Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Kampanye Pilkada Depok di Masa Pandemi, Pasangan Idris-Imam Optimalkan Platform Online

Megapolitan
Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Cuti Kampanye Pilkada Depok, Idris Kembalikan Fasilitas Dinas untuk Wali Kota

Megapolitan
Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Pria yang Mengamuk di Ponpes Al Istiqlalia Berperilaku Aneh Sepekan Terakhir

Megapolitan
Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Kimia Farma: Tersangka Pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta Rugikan Banyak Pihak

Megapolitan
Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Polisi Tangkap 17 Pelaku Judi Sabung Ayam di Pondok Aren

Megapolitan
11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

11 Wanita Diamankan di Kafe Musik dan Panti Pijat di Kebon Jeruk

Megapolitan
Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Terobos Ponpes Al Istiqlalia, Pria Ini Mengamuk Setelah Dihalau Santri

Megapolitan
Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Tertinggi, 1.372 Orang Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang September

Megapolitan
Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Viral Foto Kerumunan Nikmati Musik Tanpa Masker, Kafe Broker Disegel

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X