Jalan Simpang Gaplek Pamulang Ditutup karena Proyek Flyover, Polisi Buat Rekayasa Lalin

Kompas.com - 16/01/2020, 19:20 WIB
Polisi membuat rekayasa lalu lintas setelah proses pembangunan flyover tutup jalan simpang Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (13/1/2020) lalu. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiPolisi membuat rekayasa lalu lintas setelah proses pembangunan flyover tutup jalan simpang Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (13/1/2020) lalu.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polisi membuat rekayasa lalu lintas setelah penututup jalan simpang Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (13/1/2020) lalu, karena proses pembangunan flyover.

Kanit Lantas Polsek Pamulang, AKP Purwoko mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menghindari kemacetan yang terjadi di lokasi saat jam sibuk, khususnya pagi dan sore hari.

"Sudah ditutup sejak empat hari lalu (Senin). Ini karena adanya proses pembangunan flyover di situ," kata Purwoko saat ditemui di lokasi, Kamis (16/1/2020).

Purwoko menjelaskan, penutupan jalan dilakukan bagi kendaraan yang ingin melintas dari Pamulang menuju Pondok Cabe, Tangerang Selatan dan arah sebaliknya.

"Jadi kalau kendaraan dari arah Pamulang untuk menuju ke Pondok Cabe harus berbelok ke kiri arah Ciputat, nanti untuk putar balik. Kalau dari arah Pondok Cabe menuju Pamulang berbelok ke arah Parung nanti berputar balik," katanya.

Menurut Purwoko, rekayasa arus lalu lintas tersebut dinilai efektif mengurangi kemacetan karena kondisi jalan yang cukup luas.

"Cukup signifikan. Sebelumnya juga banyak kendaraan yang tidak tahu tapi kita berikan petunjuk," tuturnya.

Rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan akan berlaku sampai akhir April 2020.

"Kita siapkan empat anggota kepolisian dan satu Dinas Perhubungan jadi lima anggota yang akan mengatur arus lalin di lokasi," tutupnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Wisma Atlet Penuh, 6 Petugas Kelurahan Petojo Selatan yang Positif Covid-19 Isolasi Mandiri

Megapolitan
Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Dentuman Misterius Terdengar Dua Kali di Jakarta hingga Menyebabkan Getaran

Megapolitan
Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Megapolitan
Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Serka BP Disebut Sedang Mabuk dan Mangkir Saat Menabrak Briptu Andry

Megapolitan
Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Anggota TNI yang Menabrak Briptu Andry Telah Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

UPDATE 20 September: Bertambah 1.079, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Jadi 62.886

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Geng Moonraker, Pembacok Warga hingga Tewas di Bintaro

Megapolitan
Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Geng Moonraker Bacok Warga hingga Tewas karena Berusaha Melerai Keributan di Bintaro

Megapolitan
PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

PSBB Jilid 11 Tangsel Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Kasus Covid-19 di Sana?

Megapolitan
Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Seorang Pencari Suaka asal Iran Ditangkap Polisi karena Beli Sabu-sabu

Megapolitan
Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Korban Pelecehan Rapid Test di Soekarno-Hatta Belum Lapor Polisi hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

UPDATE 20 September: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Tembus 1.002 Orang

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Antisipasi Banjir, Warga Bogor Bersih-bersih Aliran Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Polisi Akan Usut Dugaan Keterlibatan Pengelola Lapas Terkait Kaburnya Napi di Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X