Pengaspalan Jalan Daan Mogot yang Ambles Diminta agar Dilakukan Malam Hari

Kompas.com - 17/01/2020, 09:43 WIB
Kondisi Jalan Daan Mogot kilometer 22 Kota Tangerang, Kamis (16/1/2020). Jalan itu sebelumnya ambles. Perbaikannya memakan waktu lima hari. KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKondisi Jalan Daan Mogot kilometer 22 Kota Tangerang, Kamis (16/1/2020). Jalan itu sebelumnya ambles. Perbaikannya memakan waktu lima hari.

TANGERANG, KOMPAS.com - Dinas Perhubungan Kota Tangerang meminta Kementerian PUPR agar pengaspalan permukaan jalan yang ambles di Jalan Daan Mogot kilometer 22 Kota Tangerang dilakukan malam hari.

"(Kami) sarankan pengerjaan malam, ketika volume kendaraan turun," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, kepada Kompas.com, Jumat (17/1/2020).

Meski permukaan jalan pada bagian yang sebelumnya ambles belum diaspal, Wahyudi mengatakan bahwa Jalan Daan Mogot di titik itu kini sepenuhnya dibuka.

Dia mengatakan, jalan sudah dibuka kemarin sekitar pukul 14.00 WIB baik dari arah Jakarta menuju Tangerang maupun sebaliknya.

Baca juga: Jalan Ambles di Daan Mogot Akan Dibuka Kembali

Saat pengaspalan atau perbaikan tahap akhir jalan itu, Dinas Perhubungan Kota Tangerang tidak akan melakukan rekayasa arus lalu lintas lagi.

"Tidak akan membuka rekayasa arus lalu lintas lagi, bisa setengah-setengah," kata dia.

Pada Jumat pagi, titik yang sebelumnya ambles terlihat sudah diuruk dan bisa dilalui kendaraan.

Namun lubang berdiameter sekitar 0,5 meter di bawah jembatan penyerangan orang (JPO) masih tampak menganga.

Arus kendaraan di daerah itu padat akan tetapi tidak terjadi kemacetan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

KPU Kota Depok Kebanjiran Calon PPK Jelang Pilkada 2020

Megapolitan
7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

7 Begal Remaja di Depok Anggota Geng Motor, Mengaku Akan Balas Dendam Tawuran

Megapolitan
Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Banjir Kembali Kepung Jakarta, Anies Kerahkan Tim Gabungan

Megapolitan
Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Siswa SMP dan SMK Jadi Tersangka Pembegalan di Depok

Megapolitan
Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Sejumlah Arus Lalin Dialihkan akibat Banjir Periuk Kota Tangerang

Megapolitan
Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Wanita yang Tewas Tertabrak KRL Dekat Stasiun Cawang Teridentifikasi

Megapolitan
Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Batan hingga Gegana Periksa Rumah di Batan Indah, Garis Peringatan Dipasang

Megapolitan
[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

[VIDEO] Hari Kedua Jalan Cakung-Cilincing Terendam Banjir

Megapolitan
Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Sejumlah Titik di Bogor Alami Tanah Longsor

Megapolitan
Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Jalan Cakung Cilincing Raya Masih Tenggelam, Hanya Truk yang Bisa Melintas

Megapolitan
Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Laptop, Komputer hingga Buku di Perpustakaan SMAN 10 Bekasi Rusak akibat Banjir

Megapolitan
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Ribuan Warga Terdampak Banjir di Periuk Tangerang

Megapolitan
7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

7 Alat Medis di RSCM Terendam Banjir, Salah Satunya Alat Canggih Tomoterapi

Megapolitan
Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Kakek di Depok Diduga Cabuli 5 Bocah SD di Masjid

Megapolitan
Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Selain Bapeten, Pihak RSCM dan Kemenkes Turut Periksa Mesin di Ruang Radiologi yang Terendam Air

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X