Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

Kompas.com - 18/01/2020, 15:35 WIB
Kepala Dinas Sumber Daya Air Juaini Yusuf di Balairung, Balai Kota, Senin (6/1/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKepala Dinas Sumber Daya Air Juaini Yusuf di Balairung, Balai Kota, Senin (6/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengklaim telah mengerjakan program naturalisasi di sejumlah titik di DKI Jakarta.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Juaini Yusuf mengatakan, saat ini sudah ada lima titik sungai yang dilakukan normalisasi, yakni di Pondok Ranggon, dua titik di Kampung Rambutan, Cimanggis, dan Sunter.

"Sekarang sih ya rata-rata sudah 100 persen (progress-nya). Ya sudah berfungsi, cuma kan ada perapihan-perapihan mungkin yang kemarin belum selesai," kata Juaini di Balairung, Balai Kota, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Survei Populi Center: Naturalisasi Era Anies atau Normalisasi Era Ahok, Mana yang Lebih Diterima Masyarakat?

Ia mengklaim titik-titik tersebut telah dinaturalisasi karena sebelumnya sudah ada pembebasan lahan.

Sebagian warga, kata dia, juga akan direlokasi ke rumah susun yang tersedia.

"Sebenarnya sih kalau sudah pembebasan, kita sudah bayar, mestinya nanti bukan ada penggusuran, pemindahan, relokasi di rumah-rumah susun yang sudah disiapin sama perumahan," tutur Juaini.

Juaini menambahkan bahwa konsep naturalisasi yang dilakukan memang sudah sesuai dengan program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD F-PAN: Naturalisasi Pak Anies Memang Tidak Menggusur, tapi Banjir

Naturalisasi dikerjakan dengan melebarkan sungai dan di sekitarnya tetap ditanami pohon.

"Ya iya (sudah dilakukan) naturalisasi itu. Nanti kapan-kapan diajak ke Kampung Rambutan lah. Nanti kita fasilitasi," ucap Juaini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X