Kompas.com - 19/01/2020, 14:02 WIB
Penumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019). PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan perubahan jadwal kereta yang berdampak pada lonjakan penumpang di sejumlah stasiun. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOPenumpang KRL menunggu kereta tujuannya di Stasiun Manggarai, Jakarta Selata, Selasa (3/12/2019). PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan perubahan jadwal kereta yang berdampak pada lonjakan penumpang di sejumlah stasiun.

JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial kembali diramaikan dengan informasi rekrutmen karyawan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang memungut biaya. Informasi itu diunggah oleh akun Instagram @drama.kereta pada Minggu (19/1/2020).

Menanggapi informasi tersebut, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menegaskan nahwa PT KCI tak pernah memungut biaya sepeser pun dalam proses rekrutmen karyawan.

"Dalam proses rekrutmen pegawai, PT KCI tidak memungut biaya sepeserpun. Masyarakat diharapkan lebih jeli dan teliti bila mendapatkan pesan berupa pengumuman rekrutmen," kata Anne saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (19/2/2020).

Baca juga: 3 Saran Gojek untuk Menghindari Penipuan

Menurut Anne, informasi rekrutmen karyawan hanya diumumkan melalui situs web resmi PT KCI yakni www.krl.co.id dan media sosial Twitter atau Instagram.

Para calon karyawan PT KCI juga dihubungi melalui nomor telepon atau e-mail resmi perusahaan.

"Info rekrutmen yang menggunakan nomor telepon maupun alamat surat elektronik pribadi dapat dipastikan palsu," ungkap Anne.

Oleh karena itu, Anne mengimbau masyarakat lebih waspada dalam menerima informasi terkait rekruitmen karyawan PT KCI.

Baca juga: Viral Video Petugas Dorong Penumpang KRL agar Pintu Kereta Tertutup, Ini Penjelasan PT KCI

Dia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan pesan tentang pengumuman rekruitmen PT KCI yang belum dapat dipertanggung jawabkan sumbernya.

"Jangan mudah tertarik akan segala bentuk kemudahan yang ditawarkan untuk menjadi pegawai dari oknum yang mengatasnamakan PT KCI," tegas Anne.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arus Lalu Lintas Malam Lebaran di Jalan MH Thamrin Ramai Lancar, Aparat Bersiaga di Bundaran HI

Arus Lalu Lintas Malam Lebaran di Jalan MH Thamrin Ramai Lancar, Aparat Bersiaga di Bundaran HI

Megapolitan
Kawasan Tebet Ramai Didatangi Pembeli Pakaian pada Malam Lebaran

Kawasan Tebet Ramai Didatangi Pembeli Pakaian pada Malam Lebaran

Megapolitan
Larangan Ziarah Kubur Bikin Omzet Penjual Bunga Merosot padahal Sudah Terlanjur Utang

Larangan Ziarah Kubur Bikin Omzet Penjual Bunga Merosot padahal Sudah Terlanjur Utang

Megapolitan
Pantau Protokol Kesehatan Saat Shalat Id, Pemkot Bekasi Kerahkan 13.000 Aparatur

Pantau Protokol Kesehatan Saat Shalat Id, Pemkot Bekasi Kerahkan 13.000 Aparatur

Megapolitan
Hari Ketujuh Larangan Mudik, Pemprov DKI Terima 5.280 Permohonan SIKM

Hari Ketujuh Larangan Mudik, Pemprov DKI Terima 5.280 Permohonan SIKM

Megapolitan
Masjid Keramat Luar Batang Akan Gelar Shalat Id, Kapasitas Hanya 50 Persen

Masjid Keramat Luar Batang Akan Gelar Shalat Id, Kapasitas Hanya 50 Persen

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Minta Warga Laksanakan Shalat Id di Rumah

Wali Kota Jakbar Minta Warga Laksanakan Shalat Id di Rumah

Megapolitan
Jelang Lebaran, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL di Pasar Anyar

Jelang Lebaran, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL di Pasar Anyar

Megapolitan
Jalan Tebet Utara Dalam Ditutup Sementara

Jalan Tebet Utara Dalam Ditutup Sementara

Megapolitan
Kunjungi Panti Sosial, Anies Imbau Warga Peduli dengan Sesama yang Tak Punya Keluarga

Kunjungi Panti Sosial, Anies Imbau Warga Peduli dengan Sesama yang Tak Punya Keluarga

Megapolitan
700 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Konvoi Takbir Keliling di Kota Depok

700 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Konvoi Takbir Keliling di Kota Depok

Megapolitan
Cegah Takbiran Keliling, 760 Personel Gabungan Berpatroli di Kota Tangerang

Cegah Takbiran Keliling, 760 Personel Gabungan Berpatroli di Kota Tangerang

Megapolitan
Kawasan Kota Tua Ditutup pada 12-16 Mei

Kawasan Kota Tua Ditutup pada 12-16 Mei

Megapolitan
Masjid Raya Al-Azhom Tangerang Tak Selenggarakan Shalat Idul Fitri, Besok

Masjid Raya Al-Azhom Tangerang Tak Selenggarakan Shalat Idul Fitri, Besok

Megapolitan
Masjid Cut Meutia Gelar Shalat Idul Fitri untuk 500 Jemaah

Masjid Cut Meutia Gelar Shalat Idul Fitri untuk 500 Jemaah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X