Kompas.com - 20/01/2020, 06:15 WIB
Petugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019) KOMPAS.com/RYANA ARYADITAPetugas saat membersihkan sampah di Pintu Air Manggarai, Jumat (26/4/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampah yang tersangkut di Pintu Air Manggarai, Jakarta, selain menimbulkan masalah juga membawa rezeki bagi Petugas Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air (UPKBA) Dinas Lingkungan Hidup.

Mereka menyebut dengan istilah 'kiriman online'.

Ripaldi (21) petugas UPKBA Pintu Air Manggarai, saat berdinas pada Minggu (19/1/2020), mendapat tas ransel warna hitam masih layak pakai hanyut bersama tumpukan sampah lainnya.

Tas tersebut lalu dicuci dan dibawa pulang, rencananya akan dipakai untuk kuliah.

Selain tas, Ripaldi juga menunjukkan topi yang dikenakanya selama bertugas merupakan hasil temuan dari tumpukan sampah yang tersangkut di Pintu Air Manggarai.

"Saya juga pernah nemu dompet, tapi enggak ada isinya cuma ada ATM saja," kata Ripaldi yang sudah tiga tahun bekerja sebagai PJLP UPKBA di Pintu Air Manggarai, seperti dikutip Antara.

Benda berharga yang memiliki nilai jual pernah ditemukannya selama bertugas, yakni tabung gas isi 13 kg. Tabung tersebut lalu dibawa pulang dan dijual seharga Rp 100.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya Ripaldi, M Ridwan (30) juga menceritakan pengalamannya mendapatkan kiriman 'online' di Pintu Air Manggarai seperti kandang burung dara.

Kandang burung tersebut ditemukan oleh pemulung yang sehari-hari memungut sampah di Pintu Air Manggarai.

"Kandang burungnya saya beli dari pemulung yang menemukan Rp 80.000, sebagai upah jasa kan dia yang ambil dari air," kata Ridwan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Satgas: Satu Siswa SMPN 10 Depok Positif Covid-19 Terpapar dari Keluarga

Megapolitan
Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Tak Lagi Khusus Pasien Covid-19, RSU Serpong Utara Kini Buka Layanan Kesehatan Umum

Megapolitan
Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Perempuan Korban Tabrak Lari di Tol Sedyatmo Sebelumnya Diduga Depresi

Megapolitan
PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang Angkutan Umum di Kota Tangerang Boleh 100 Persen

Megapolitan
Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Kasus Remaja Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang, Polisi: Diselesaikan Kekeluargaan

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Sarana Olahraga hingga Wisata Air Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.