Hari Ini, Gerindra Umumkan Dua Cawagub Baru DKI, Klaim Sudah Direstui PKS

Kompas.com - 20/01/2020, 11:39 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat melakukan pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7/2018). Pertemuan tersebut untuk membahas hasil dari penyampaian Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang menunjuk Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019 serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAKetua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat melakukan pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7/2018). Pertemuan tersebut untuk membahas hasil dari penyampaian Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang menunjuk Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2019 serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad sebagai Cawapres.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Jakarta akan mengumumkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang baru di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (20/1/2020) ini.

Gerindra mengklaim, dua nama cawagub yang akan diumumkan sudah disetujui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Syarif mengatakan, dua nama cawagub diumumkan setelah DPP Gerindra dan DPP PKS menandatangani surat berisi dua nama yang diusulkan.

Dua nama cawagub itu berasal dari kedua partai, yakni satu orang dari Gerindra dan satu orang lainnya dari PKS.

Baca juga: PKS Minta DPRD DKI Segera Jadwalkan Tahapan Pemilihan Wagub DKI

Surat usulan cawagub yang baru sekaligus mencabut surat usulan cawagub lama, yakni kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu, yang pernah diserahkan ke DPRD DKI Jakarta pada Maret 2019.

"(Suratnya) nanti ditunjukkan dalam rapat. Formulanya seperti itu direkomendasi sejak bulan Agustus, satu (cawagub dari) PKS, satu (dari) Gerindra," ujar Syarif saat dihubungi.

Syarif berujar, dua nama cawagub DKI diputuskan oleh DPP kedua partai.

DPD Gerindra DKI Jakarta dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta hanya bertugas meneruskan surat berisi dua nama cawagub itu kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: PKS Percaya Diri Kadernya Dapat Kursi Wagub DKI

Anies nantinya akan menyerahkan surat usulan dua cawagub itu ke DPRD DKI Jakarta untuk kemudian dipilih dalam rapat paripurna DPRD.

"Kami kan menjalankan keputusan dari DPP. Setelah final, kami langsung berkoordinasi hari ini dan persiapan menyerahkan kepada gubernur. Kami hanya menjalankan perintah dari DPP masing-masing," kata dia.

Syarif menuturkan, Gerindra telah mengundang PKS untuk menghadiri pengumuman dua nama cawagub baru yang akan diusulkan.

Namun, Syarif belum mengetahui perwakilan PKS yang akan hadir.

"Insya Allah ada (perwakilan PKS). Fraksinya ya (Fraksi PKS DPRD DKI yang diundang)," ucap Syarif.

Sementara itu, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani berujar, PKS tidak mengetahui informasi soal rencana pengumuman cawagub DKI.

Menurut dia, PKS dan Gerindra belum memiliki kesepakatan baru soal cawagub DKI.

"Iyalah (tidak akan hadir), belum diinformasikan," tutur Yani saat dihubungi terpisah.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Megapolitan
Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Wali Kota Jakbar Imbau Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main Ponsel di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Pengendara yang Tabrak Pejalan Kaki karena Main Ponsel di Karawaci Belum Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Curhat Pemilik Warkop di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Jualan meski Sepi Pembeli

Curhat Pemilik Warkop di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Jualan meski Sepi Pembeli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X