Kota Tangerang Bakal Buat Waterway, Sampah di Sungai Cisadane Masih Jadi Masalah

Kompas.com - 20/01/2020, 14:26 WIB
Para petugas kebersihan Cisadane dari Dinas PUPR Kota Tangerang, Ali, Ibrahim dan Melos saat membersihkan Cisadane, Senin (2/12/2019) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPara petugas kebersihan Cisadane dari Dinas PUPR Kota Tangerang, Ali, Ibrahim dan Melos saat membersihkan Cisadane, Senin (2/12/2019)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar masih mengkhawatirkan masalah sampah di Sungai Cisadane apabila Waterway sudah diuji coba.

Menurut dia, masalah sampah saat ini bisa jadi hambatan realisasi program Waterway yang digadang akan dimulai pada triwulan ketiga 2020.

"Sampah masih jadi masalah, karena banyak yang datang dari hulu," kata dia saat ditemui Kompas.com di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Senin (20/1/2020).

Wahyudi mengatakan, saat ini Kota Tangerang hanya bisa mengandalkan kerja Dinas PU untuk menjaring sampah yang hanyut bersama aliran sungai.

Baca juga: Kota Tangerang Bakal Punya Waterway pada Triwulan Ketiga 2020

Terlebih waterway dijalankan dengan fungsi wisata air. Sampah yang hanyut bakal membuat tidak nyaman penumpang.

"Artinya dari segi estetika itu sangat tidak baik," kata dia.

Wahyudi mengatakan, sampah yang hanyut bersama arus Cisadane juga bisa membahayakan kapal yang berlayar. Seperti sampah bambu runcing yang hanyut, misalnya.

"Itu juga masih kita kaji, kita akan bicarakan dengan Dinas PU," kata dia.

Dia berharap, daerah yang dialiri hulu Cisadane bisa memberikan rasa nyaman dengan tidak membuang sampah ke Sungai Cisadane.

"Dari dulu, di Tangsel di Bogor, kami di sini yang kena (kiriman sampah)," jelas dia.

Baca juga: Program Waterway di Kota Tangerang, Dishub Kaji Rute yang Aman Dilalui

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 Oktober: Tangsel Zona Merah, Kota Tangerang Zona Oranye

UPDATE 25 Oktober: Tangsel Zona Merah, Kota Tangerang Zona Oranye

Megapolitan
Tinjau Lokasi Banjir, Bima Arya Minta Proses Normalisasi Dipercepat

Tinjau Lokasi Banjir, Bima Arya Minta Proses Normalisasi Dipercepat

Megapolitan
Banjir Landa Perumahan Griya Cimanggu Indah Bogor, Ada yang Menolak Dievakuasi

Banjir Landa Perumahan Griya Cimanggu Indah Bogor, Ada yang Menolak Dievakuasi

Megapolitan
Pengunjung Bioskop Belum Banyak, CGV: Kan Masih Berjalan...

Pengunjung Bioskop Belum Banyak, CGV: Kan Masih Berjalan...

Megapolitan
Banjir, 346 Jiwa Warga Bekasi Jaya Mengungsi

Banjir, 346 Jiwa Warga Bekasi Jaya Mengungsi

Megapolitan
Kabel Listrik Bawah Tanah Depan Masjid Istiqlal Terbakar

Kabel Listrik Bawah Tanah Depan Masjid Istiqlal Terbakar

Megapolitan
Hingga Minggu Petang, 20 RT di Jakarta Masih Kebanjiran

Hingga Minggu Petang, 20 RT di Jakarta Masih Kebanjiran

Megapolitan
UPDATE 25 Oktober: 12.012 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.164 Orang Meninggal

UPDATE 25 Oktober: 12.012 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Jakarta, 2.164 Orang Meninggal

Megapolitan
Satpol PP Tangsel Rekomendasikan Pencabutan Izin 4 Griya Pijat Pelanggar PSBB

Satpol PP Tangsel Rekomendasikan Pencabutan Izin 4 Griya Pijat Pelanggar PSBB

Megapolitan
9 Kelurahan di Kota Bekasi Terdampak Banjir, Ini Rinciannya

9 Kelurahan di Kota Bekasi Terdampak Banjir, Ini Rinciannya

Megapolitan
Jelang Libur Panjang, Antrean Rapid Test di Stasiun Pasar Senen dan Gambir Padat

Jelang Libur Panjang, Antrean Rapid Test di Stasiun Pasar Senen dan Gambir Padat

Megapolitan
KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

Megapolitan
Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Megapolitan
Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Megapolitan
Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X