Basarnas Bentuk Tim Penyelamat Cari Santri yang Hanyut di Bogor

Kompas.com - 20/01/2020, 15:35 WIB
Petugas BPBD Kota Bogor bersama tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap seorang santri yang hanyut di Kali Cisindangbarang, Loji, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPetugas BPBD Kota Bogor bersama tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian terhadap seorang santri yang hanyut di Kali Cisindangbarang, Loji, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membentuk tim gabungan untuk ikut melakukan pencarian seorang santri yang hanyut di Kali Cisindangbarang, Kota Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, Ridho Fahri Habibie (15), santri Pondok Pesantren Hamalatul Quran Al-Falakiyah, hanyut setelah terseret arus kali ketika sedang mandi bersama rekannya, Minggu (19/1/2020).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman menyebutkan, tim SAR gabungan akan melakukan pencarian korban dengan membagi tim menjadi tiga regu.

Baca juga: Seorang Santri di Bogor Hilang Setelah Hanyut Saat Mandi di Sungai

"Kami kirimkan tim rescue lengkap dengan peralatan SAR air untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Kami berharap korban hari ini bisa ditemukan," ucap Hendra, Senin (20/1/2020).

Hendra menuturkan, hingga saat ini, korban belum bisa ditemukan. Sebab itu, sambungnya, regu penyelamat yang telah dibentuk akan terus fokus melakukan pencarian korban.

Ia menjelaskan, regu pertama akan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

Regu kedua, kata Hendra, akan melakukan pencarian menggunakan rafting boat hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian.

Sementara, regu ketiga melakukan pencarian dengan pengamatan secara visual hingga radius 2 kilo meter.

"Hingga saat ini korban masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian oleh unsur SAR yang ada di lapangan," sebutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Wali Kota Jakbar untuk Pasien Positif

Megapolitan
Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Cerita Penyintas Covid-19, Terpapar karena Menyepelekan...

Megapolitan
Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Pria Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa di Depok

Megapolitan
Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Graha Wisata TMII Siap Tampung 102 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi

Megapolitan
Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Seorang Pengendara Diserang Sekelompok Orang Pakai Pecahan Botol di Ciputat

Megapolitan
Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Pemkot Jakbar Keruk Lumpur yang Sebabkan Banjir Tiap Hujan Deras

Megapolitan
Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Sosialisasi Masker, Polisi dan Satpol PP Patroli Keliling Wilayah Padat Penduduk di Kuningan Barat

Megapolitan
Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Pakar UI: Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Lakukan PSBB Ketat!

Megapolitan
Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Ada Covid-19, Angka Kemiskinan di Tangsel Diprediksi Naik Jadi 1,8 Persen

Megapolitan
Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Beredar Video Pria Diborgol di KRL, PT KCI Sebut Itu Copet yang Ditangkap

Megapolitan
Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dapur Nasi Murah Hadir di Kalibata Timur untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

Megapolitan
Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Kompas Gramedia Raih Penghargaan Gedung Perkantoran Ramah Pesepeda

Megapolitan
UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

UPDATE 29 September: RSD Stadion Patriot Chandrabaga Rawat 28 Pasien Covid-19 OTG

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Antisipasi Banjir, Kota Tangerang Siagakan 273 Pompa Air

Megapolitan
Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Diprotes PHRI, Ini Alasan Pemprov DKI Larang Restoran Layani Dine-In

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X