Di Kabupaten Bekasi, Ruang Kelas yang Rusak 3 Kali Lebih Banyak dari yang Layak

Kompas.com - 20/01/2020, 17:54 WIB
Murid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMurid SD Negeri Samudrajaya 04, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi belajar di ruang kelas yang rusak, Senin (20/1/2020). Kondisi sekolah yang rusak sejak 2014 ini membuat proses belajar mengajar tidak nyaman.


BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda mengakui bahwa jumlah sekolah yang butuh perbaikan amat banyak.

"Anggarannya pun terbatas, sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya," kata Carwinda dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Senin (20/1/2020).

Sejauh pencatatan Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, jumlah ruangan kelas yang rusak setara tiga kali lipat jumlah ruangan kelas yang layak pakai atau dalam keadaan baik, yakni 9.686 kelas rusak berbanding 3.198 ruang kelas normal.

"Ada sebanyak 9.686 ruang kelas yang rusak. Terbagi untuk SMP 5.708 ruang kelas dan untuk SD sebanyak 3.978 ruang kelas," ujar Carwinda.


Di tingkat SMP, mayoritas kerusakan dikategorikan dalam kerusakan ringan. Namun, ada 1.015 ruang kelas yang masuk dalam kategori rusak berat.

Baca juga: Pertengahan 2020, SDN Samudrajaya 04 Bekasi Direhabilitasi Total

Sedangkan di tingkat SD, sebanyak 37 persen atau 1.481 ruang kelas yang ada masuk dalam kategori rusak berat.

"Ruang kelas yang rusak tersebut akibat banyak faktor, mulai dari sekolah tersebut sudah dalam kondisi tua, juga karena kebanyakan sekolah belum diperbaiki sejak berdiri tahun 1980 lalu," Carwinda menjelaskan.

"Sebagian lagi tergerus akibat diterjang banjir," imbuhnya.

Ia mengatakan, seluruh data itu sudah dikantongi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi sebagai pihak berwenang merehabilitasi sekolah-sekolah yang rusak. 

"Kami berharap PUPR bisa lebih selektif menetukan sekolah yang akan dibangun dan memprioritaskan sekolah yang kondisinya mendesak," tutup Carwinda.

Baca juga: SDN Samudrajaya 04 Bekasi Rusak Parah, Sisa Dana BOS Hanya Cukup untuk Cat Dinding

Baru-baru ini, SDN Samudrajaya 04 di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi menyita perhatian karena ruangan-ruangannya rusak parah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X