Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Kompas.com - 20/01/2020, 20:41 WIB
Coran semen proyek pembangunan flyover Simpang Gamplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (20/1/2020) sore, rembes ke jalan. Hal tersebut membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiCoran semen proyek pembangunan flyover Simpang Gamplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (20/1/2020) sore, rembes ke jalan. Hal tersebut membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Semen cor pada proyek pembangunan flyover Simpang Gamplek, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (20/1/2020) sore, rembes ke jalan.

Bahkan, rembesan semen itu disebut dua kali terjadi dalam satu hari.

"Rembesan ini sudah terjadi dua kali. Pertama pagi, bagian sampingnya, dan kedua yang ini," kata salah satu warga setempat, Joni saat ditemui di lokasi.


Menurut Joni, kondisi rembesan semen cor terlihat parah setelah seorang pekerja melakukan penanganan.

Saat itu semen yang mengalir ke jalan merendam kaki pekerja hingga melebih mata kaki.

Baca juga: Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

"Ada tadi tingginya di atas mata kaki. Makanya kendaraan tidak bisa lewat sementara," katanya.

Salah satu pekerja flyover Gaplek, Wawan, mengatakan bahwa kejadian rembesnya semen ke jalan menyebabkan pengendara motor yang nekat melintas terjatuh.

"Kadang motor bandel juga, dikasih tahu suruh pelan-pelan, masih ngebut. Jadi ada yang jatuh dua motor," ucapnya.

Dari pantauan Kompas.com, hingga pukul 20.00 WIB, sejumlah pekerja masih berupaya menangani tumpukan semen yang masih tercecer di tengah jalan dari arah Ciputat menuju Parung, Bogor.

Berbekal sekop dan terpal, mereka mengeruk semen yang tersisa dan disingkirkan ke bahu jalan.

Meski arus lalu lintas telah dapat dilalui, namun volume kendaraan yang banyak membuat beberapa jalan di kawasan tersebut macet.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X