Kompas.com - 22/01/2020, 13:44 WIB
Tiga bakal calon Wali Kota Depok 2021-2026 yang diusung PKS, kiri-kanan: Imam Budi Hartoni, T Farida Rahmayanti, dan Hafid Nasir saat jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020). 
Warta Kota/Vini Rizki AmeliaTiga bakal calon Wali Kota Depok 2021-2026 yang diusung PKS, kiri-kanan: Imam Budi Hartoni, T Farida Rahmayanti, dan Hafid Nasir saat jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan tiga besar bakal calon (Balon) Wali Kota Depok 2021-2026.

Ketiga nama ini adalah hasil pengerucutan dari lima balon yang sebelumnya telah dikeluarkan PKS untuk dikenal warga Depok berdasarkan hasil Pemilihan Internal Raya (Pemira PKS).

Sekretaris Umum DPD PKS Depok, Teuku Muhammad Yusufsyah Putra mengatakan, ketiga nama balon ini merupakan hasil dari seleksi tahap kedua yang dilakukan oleh PKS melalui survei internal pada Desember 2019.

"Dari lima nama, turun dari DPW tiga nama balon. Ketiga nama ini adalah Hafid Nasir, Imam Budi Hartono, dan T Farida Rahmayanti," ujar Putra saat jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020), seperti dikutip Warta Kota.

Putra mengatakan, DPD PKS menugaskan kepada ketiganya untuk sosialisasi ke masyarakat dan juga menjalin komunikasi dengan partai politik (parpol) yang ada di Depok.

Termasuk membuka komunikasi dengan para komunitas dan juga organisasi masyarakat (ormas).

Hal tersebut, dalam rangka memperluas jaringan ketiga balon tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kelak nantinya (ketiga balon) akan diukur kembali kelayakannya sebagai Calon Wali Kota Depok 2021-2026," tutur Putra.

Putra menegaskan partainya saat ini tidak membahas mengenai balon untuk posisi Wakil Wali Kota Depok 2021-2026.

"Kita masih fokus untuk melakukan seleksi balom Wali Kota sampai nanti waktu yang telah ditentukan untuk bakal calon Wakil Wali Kota," kata Putra. (Vini Rizki Amelia)

 

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Bakal Calon Wali Kota Depok dari PKS Mengerucut dari 5 Menjadi 3 Orang, Ini Nama-namanya



Video Rekomendasi

Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Imbau Pasien Covid-19 Isoman untuk Pindah ke Lokasi Isolasi Terkendali, Ini Prosedurnya

Pemprov DKI Imbau Pasien Covid-19 Isoman untuk Pindah ke Lokasi Isolasi Terkendali, Ini Prosedurnya

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Bentuk Tim Usut Pungli Bansos Tunai

Kejari Kota Tangerang Bentuk Tim Usut Pungli Bansos Tunai

Megapolitan
GOR Pulogadung Disiapkan Jadi Tempat Isolasi, Bisa Tampung 100 Pasien OTG

GOR Pulogadung Disiapkan Jadi Tempat Isolasi, Bisa Tampung 100 Pasien OTG

Megapolitan
Polisi Usut Kasus Pungutan Bansos Tunai di Beji Depok

Polisi Usut Kasus Pungutan Bansos Tunai di Beji Depok

Megapolitan
Depok Ingin Buat Lembaga Konsultasi untuk Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Depok Ingin Buat Lembaga Konsultasi untuk Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Megapolitan
Larang Warga yang Belum Vaksin Ambil Bansos, Lurah Utan Panjang: Bukan untuk Mempersulit

Larang Warga yang Belum Vaksin Ambil Bansos, Lurah Utan Panjang: Bukan untuk Mempersulit

Megapolitan
Sasar 3 Juta Warga Jakarta, Vaksinasi Covid-19 Merdeka Ditargetkan Rampung 17 Agustus

Sasar 3 Juta Warga Jakarta, Vaksinasi Covid-19 Merdeka Ditargetkan Rampung 17 Agustus

Megapolitan
Depok Kembali Jadi 'Kota Layak Anak' Predikat Nindya

Depok Kembali Jadi "Kota Layak Anak" Predikat Nindya

Megapolitan
Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Dilarang di Jabodetabek Selama PPKM Level 4

Shalat Jumat Berjamaah di Masjid Dilarang di Jabodetabek Selama PPKM Level 4

Megapolitan
PPKM Level 4 di Tangsel: Kasus Covid-19 Harian Masih Melonjak

PPKM Level 4 di Tangsel: Kasus Covid-19 Harian Masih Melonjak

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 2.925 Orang dalam Perawatan

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 2.925 Orang dalam Perawatan

Megapolitan
Roy Suryo Sodorkan 4 Poin jika Lucky Alamsyah Ingin Berdamai

Roy Suryo Sodorkan 4 Poin jika Lucky Alamsyah Ingin Berdamai

Megapolitan
Banyak Kasus Warga Meninggal di Rumah, Pemprov DKI Minta Pasien Isoman Pindah ke Tempat Isolasi

Banyak Kasus Warga Meninggal di Rumah, Pemprov DKI Minta Pasien Isoman Pindah ke Tempat Isolasi

Megapolitan
Fakta Pungli Bansos di Tangerang: Kini Korban Sebut Tak Ada Oknum, Polisi Selidiki

Fakta Pungli Bansos di Tangerang: Kini Korban Sebut Tak Ada Oknum, Polisi Selidiki

Megapolitan
Sudah 7 Bulan Gisel dan Nobu Jadi Tersangka tapi Berkas Belum P-21, Polisi Diminta Profesional

Sudah 7 Bulan Gisel dan Nobu Jadi Tersangka tapi Berkas Belum P-21, Polisi Diminta Profesional

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X