Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

Kompas.com - 22/01/2020, 15:47 WIB
Ilustrasi ganja. ThinkstockphotosIlustrasi ganja.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro menyita 1.343 ton ganja dari hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba selama periode Desember 2019 hingga Januari 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, barang bukti ganja tersebut rencananya akan diedarkan oleh para tersangka di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Mereka akan mengedarkan narkoba ini, jenis ganja, di wilayah hukum jajaran Polda Metro Jaya," ujar Nana dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Nana menjelaskan, pengungkapan kasus peredaran ganja tersebut juga dibantu Polres jajaran seperti Polres Jakarta Barat, Polres Jakarta Selatan, Polres Kabupaten Bekasi, dan Polres Kota Depok.

Baca juga: Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polisi mengamankan 19 tersangka dalam kasus peredaran ganja tersebut. Tercatat satu tersangka ditembak mati karena mencoba melawan anggota polisi saat ditangkap.

"Salah satu tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur karena melawan petugas," ungkap Nana.

Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus peredaran ganja tersebut hingga terungkap adanya sebuah ladang ganja seluas 5 hektar di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara. Selanjutnya, polisi langsung memusnahkan ladang ganja tersebut.

"Ladang ganja kita bakar tapi ada (ganja) yang kita sisipkan untuk barang bukti," ungkap Nana.

Atas perbuatanya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 111 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah maksimal hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Mal Jakarta Buka 15 Juni, Bioskop, Karaoke, hingga Arena Permainan Anak Belum Beroperasi

Megapolitan
APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

APPBI: Semua Mal di Jakarta Beroperasi Mulai 15 Juni 2020

Megapolitan
BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG: Tangerang, Depok, dan Sebagian Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Mulai Senin, Headway MRT Saat Jam Sibuk adalah 5 Menit

Megapolitan
14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

14 Orang yang Dikarantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan, Salah satunya Istri Lurah di Tangsel

Megapolitan
UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

UPDATE Covid-19 6 Juni: 271 Positif, 36 Meninggal, 89 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Kantor, Mal, hingga Stasiun dan Terminal di Jakarta Wajib Siapkan Parkir Khusus Sepeda saat PSBB Transisi

Megapolitan
PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

PSBB Transisi di Jakarta, Begini Protokol yang Akan Diterapkan Mal Central Park

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

[UPDATE] Covid-19 6 Juni di Depok: 1 Kasus Baru, 1 Suspect Meninggal Dunia

Megapolitan
Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Sempat Dirawat 3 Hari di ICU, Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

UPDATE 6 Juni: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 102 Orang

Megapolitan
Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Sistem Ganjil Genap Belum Berlaku Pekan Depan, Dishub Tunggu Sepekan PSBB Transisi

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Gereja Katedral Jakarta Akan Dibuka Setelah Siap dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Tempat Karaoke hingga Spa Kembali Beroperasi, Ketua DPRD Nilai Pemkot Bekasi Tergesa-gesa

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

PSBB Transisi, Anak-anak dan Ibu Hamil Dilarang Masuk Monas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X