Bus Damri Terbalik di Tol Arah Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 23/01/2020, 10:02 WIB
Sebuah bus Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta dengan pelat nomor B 7509 PD mengalami kecelakaan di ruas tol KM 21 arah bandara, Kamis (23/1/2020) pukul 05.45. KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELASebuah bus Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta dengan pelat nomor B 7509 PD mengalami kecelakaan di ruas tol KM 21 arah bandara, Kamis (23/1/2020) pukul 05.45.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bus Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta dengan pelat nomor B 7509 PD mengalami kecelakaan di ruas tol Sedyatmo KM 21 arah bandara, Kamis (23/1/2020) pukul 05.45 WIB.

Kepala Induk 1 PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Bambang Krishady mengatakan, kecelakaan beawal ketika bus Damri melaju dari arah Pluit menuju Bandara Soetta.

Tiba-tiba, bus hilang kendali sesampainya di ruas tol KM 21 arah bandara.

"Sesampainya di TKP, bus Damri out of control sehingga menabrak guard rail yang berada di tengah tol Kapuk KM 21," kata Bambang saat dikonfirmasi, Kamis.

Baca juga: Kecelakaan Bus Damri di Tol Arah Bandara Soetta karena Sopir Mengantuk

Bambang menjelaskan, saat itu bus mengangkut 48 penumpang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan tersebut.

"Enggak ada (korban luka), hanya sopirnya lecet sedikit di bagian kepala," ujar Bambang.

Kecelakaan itu, lanjut Bambang, mengakibatkan kerugian materi berupa kerusakan pada bus Damri dan satu unit rambu penunjuk jalan.

Saat ini, polisi masih melalukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya SIM milik pengemudi Damri berinisial RA, STNK, dan bus Damri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Tolak 36.857 SIKM yang Diajukan, Apa Saja Alasannya?

Pemprov DKI Tolak 36.857 SIKM yang Diajukan, Apa Saja Alasannya?

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Keluar Masuk Tangsel Sekarang Wajib Punya SIKM

Perpanjang PSBB, Keluar Masuk Tangsel Sekarang Wajib Punya SIKM

Megapolitan
Sejumlah Aturan Taman Margasatwa Ragunan jika Buka Saat New Normal

Sejumlah Aturan Taman Margasatwa Ragunan jika Buka Saat New Normal

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Kobra di Gedung Sekolah di Petamburan

Megapolitan
2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

2.746 Calon Jemaah Haji Batal Berangkat, Pejabat Kemenag Bekasi: Ada yang Sedih Luar Biasa

Megapolitan
Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Pemudik Lolos Check Point dan Masuk ke Jakarta, Hanya Tunjukkan Surat Sehat

Megapolitan
Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Wali Kota: Sepanjang Bekasi Belum Bersih, Kita Rapid Test, Swab, Tracking, Bawa ke RS

Megapolitan
Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Anggota Komunitas yang Kumpul Bareng Wakil Wali Kota Tangsel Jalani Rapid Test, Hasilnya negatif

Megapolitan
[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

[HOAKS] 30 Pembantu Baru Datang dari Kampung di Penjaringan Positif Covid-19

Megapolitan
Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Dinas Pendidikan: Tiap Sekolah di Bekasi Harus Punya Satuan Gugus Tugas Covid-19

Megapolitan
Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Satpol PP Tutup Sejumlah Toko yang Nekat Beroperasi di Pasar Gembrong

Megapolitan
Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Lurah Pejagalan Temukan 71 Warga yang Kembali dari Kampung Halaman Secara Ilegal

Megapolitan
Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Jika Terapkan New Normal, Pemkot Depok Diminta Tata Ulang Pasar Tradisional

Megapolitan
Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Balik Mudik Lebaran, 28 Warga Duren Tiga Jalani Karantina di Rumah

Megapolitan
Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Viral Foto Langgar Protokol Kesehatan, Komunitas di Tangsel Jalani Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X