Cegah Tawuran Antarpelajar, Polres Jaksel Akan Gelar Pesantren Kilat

Kompas.com - 23/01/2020, 10:19 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di gedung Kemenkum HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di gedung Kemenkum HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Bastoni Purnama menanggapi fenomena tawuran antarpelajar yang sempat terjadi di wilayahnya.

Menurut dia, mengedukasi pelajar soal bahaya tawuran bukan hanya tanggung jawab sekolah dan orangtua, melainkan juga tanggung jawab pihak kepolisian.

Maka dari itu, dalam waktu dekat, Polres akan menggelar kegiatan pesantren kilat.


Baca juga: Siswa yang Aniaya Pelajar Lain saat Tawuran Sempat Mengaku Buang Senjata ke Kali Ciliwung

Pesantren kilat ini akan digelar setiap hari Sabtu dan Minggu.

"Jadi nanti pesantren kilat itu diprioritaskan, STM dan SMA yang sering terjadi tawuran. Masing-masing sebanyak 10 orang dari setiap sekolah kita ikut sertakan," kata Bastoni saat konfirmasi, Rabu (22/1/2020).

Pesantren kilat itu nantinya akan diadakan di Masjid Polres Metro Jakarta Selatan. 

Dia berharap dengan kegiatan pesantren kilat dapat mengurangi angka tawuran antarpelajar di Jakarta Selatan.

Bukan hanya tawuran, diharapkan juga bisa mengurangi angka kriminal lainnya serta penggunaan narkoba.

"Nanti dikasih ceramah agama, terus penyuluhan tentang narkoba, penyuluhan tentang kenakalan remaja, pergaulan bebas segala macam. Jadi di situ pembinaan rohani," ucap Bastoni

Baca juga: Lakukan Penganiayaan Saat Tawuran, Pelajar Diinterogasi Polisi di Sekolah hingga Menangis

Kasus tawuran yang baru-baru ini terjadi yakni seorang siswa berinisial RFM (18) menganiaya pelajar lainnya berinisial RPM (16) dengan senjata tajam.

Dia ditangkap jajaran Polsek Pasar Minggu saat masih berada di lingkungan sekolahnya di SMAN 60 Jakarta Selatan.

Korban yang merupakan murid SMK Wisata Indonesia, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi korban pengeroyokan yang terjadi di Jalan Pekayon I, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (17/1/2020). 

Korban pun sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu guna dilakukan perawatan lebih lanjut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Peduli Sampah, Anies Minta Masyarakat Ubah Pola Pikir Tentang Sampah

Hari Peduli Sampah, Anies Minta Masyarakat Ubah Pola Pikir Tentang Sampah

Megapolitan
Banjir di Bidara Cina Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Banjir di Bidara Cina Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Megapolitan
Pengakuan Eksekutor Suami Aulia Kesuma, Dibayar Rp 2 Juta dan Bantah Membunuh

Pengakuan Eksekutor Suami Aulia Kesuma, Dibayar Rp 2 Juta dan Bantah Membunuh

Megapolitan
Jalan Cikunir Raya Ditutup hingga Oktober 2020, Ini Jalan Alternatifnya

Jalan Cikunir Raya Ditutup hingga Oktober 2020, Ini Jalan Alternatifnya

Megapolitan
Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Banjir di Cawang Akibat Luapan Kali Ciliwung Berangsur Surut

Megapolitan
Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Utang Beli Sapi Tak Kunjung Dibayar, Pensiunan PNS di Depok Dicokok Polisi

Megapolitan
Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan 'Anak Jalanan', Positif Sabu dan Ekstasi

Kasus Narkoba Menjerat Aulia Farhan "Anak Jalanan", Positif Sabu dan Ekstasi

Megapolitan
Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Luapan Kali Ciliwung Sebabkan 13 RW di Jakarta Timur Kebanjiran hingga Ribuan Warga Mengungsi

Megapolitan
Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Toko Retail di Bekasi Siap Terapkan Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Megapolitan
Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Terbuai Perhiasan Palsu dan Janji Dinikahi, Anak di Bawah Umur Dicabuli Teman Ayahnya hingga Trauma

Megapolitan
Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Ada Aksi 212 di Patung Kuda dan Istana Negara, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polisi

Megapolitan
Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Kanitlantas Tamansari Antar Penumpang Bus yang Hendak Melahirkan saat Terjebak Macet di Tol

Megapolitan
Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Babak Baru Kasus Suami Tusuk Istri di Serpong, Divonis Gangguan Jiwa hingga Proses Hukum Berlanjut

Megapolitan
Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Wartawan Gadungan di Kota Tangerang, Kabur Sebelum Diserahkan ke Polisi, AJI Minta Usut Tuntas

Megapolitan
Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Gagalnya Politikus Muda Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Depok 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X