Hilang Sejak Malam Tahun Baru, Remaja 15 Tahun Ditemukan di Apartemen Kalibata

Kompas.com - 23/01/2020, 14:32 WIB
Beberapa irang yang disinyalir akan menjadikan SA sebagai pekerja seks komersial di Apartemen Kalibata, Kamis (23/1/2020). KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIBeberapa irang yang disinyalir akan menjadikan SA sebagai pekerja seks komersial di Apartemen Kalibata, Kamis (23/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang remaja bernama SA (15) sempat dilaporkan hilang oleh orangtuanya sejak 31 Desember 2019.

Hampir sebulan kemudian, SA ditemukan di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Kota Depok Komisaris Besar Polisi, Azis Andriansyah mengatakan, SA ditemukan bersama kawannya di salah satu kamar apartemen.

"Bekerja sama dengan pihak keamanan di apartemen tersebut dan dilakukan penggeledahan salah satu kamar dan benar ditemukan atas nama SA umur 15 tahun bersama kawannya yang di bawah umur juga perempuan dan bersama beberapa laki-laki serta perempuan," ujar Azis, saat konpers, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Terindikasi Prostitusi Online, 20 Pasangan Muda Mudi Tak Menikah Terjaring Razia di Depok

Setelah diinterogasi, SA diduga akan dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial.

Sebab, beberapa perempuan yang ditemukan bersama SA telah dijual oleh dua laki-laki berinisial JF dan FD.

"Kemudian diketahui gadis tersebut dijajakan dengan imbalan uang Rp 900 ribu dan dieksploitasi secara ekonomi dan seksual semenjak 4-6 bulan lalu," ujar Azis.

Untungnya, SA baru berencana dijual, namun digagalkan unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Unit Polres Metro Depok.

Menghilangnya SA bermula dari ajakan perayaan tahun baru di Anyer.

"Awal mulanya kenal di media sosial, kemudian diajak tahun baruan ke Anyer oleh temannya si FD. Kemudian diajak naik kereta, rencananya mau dibawa ke Anyer namun SA tidak ingin dan tinggal di tempat itu," ujar Azis.

Baca juga: [VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

Dengan adanya temuan prostitusi online tersebut, Polres Metro Depok beserta Polres Metro Jakarta Selatan pun melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X