Dirut Transjakarta Mengundurkan Diri

Kompas.com - 23/01/2020, 19:00 WIB
Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (14/11/2019). KOMPAS.com/NURSITA SARIDirektur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (14/11/2019).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Agung menyatakan pengunduran dirinya didasari alasan pribadi.

"Terima kasih Gubernur DKI Jakarta, Bapak Integrasi Transportasi, Anies Rasyid Baswedan, telah mengijinkan saya mengundurkan diri karena alasan pribadi untuk kebutuhan keluarga saya," ujar Agung dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Agung berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta yang telah memberinya kesempatan bergabung di badan usaha milik daerah (BUMD) Pemprov DKI selama lebih dari tiga tahun.

Baca juga: Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies Bapak Integrasi

Sebelum menjabat sebagai direktur utama PT Transjakarta pada Oktober 2018, Agung menduduki jabatan direktur operasi dan maintenance PT MRT Jakarta selama dua tahun.

Agung berujar, ia juga mengundurkan diri karena tugasnya untuk mengintegrasikan transportasi umum di Jakarta sudah terwujud.

Integrasi pertama terjadi antara transjakarta dan MRT di awal tahun 2019, dilanjutkan dengan integrasi antara transjakarta dan LRT Jakarta.

Baca juga: Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Menurut Agung, saat ini ada 65 rute transjakarta yang terintegrasi MRT, 20 rute terintegrasi LRT, dan 156 rute terintegrasi KRL.

Terakhir, transjakarta akan kembali terintegrasi dengan MRT Jakarta dengan adanya pembangunan jembatan layang (skybridge) penghubung Halte Transjakarta CSW di Koridor 13 dan Stasiun MRT ASEAN.

"Saya dihadirkan ke Transjakarta dari MRT Jakarta untuk menjalankan integrasi. Alhamdulillah dengan MRT dan LRT yang sudah terintegrasi, menjadi satu bagian dengan Transjakarta sebagai wujud integrasi lebih dari satu juta pelanggan per hari terlayani dalam sebuah sistem transportasi JakLingko," kata Agung.

Rekam jejak Agung Wicaksono

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Agung Wicaksono sebagai Direktur Utama PT Transjakarta pada 29 Oktober 2018. 

Agung sebelumnya merupakan Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT Mass Rapid Transit (MRT). Penunjukkan itu sekaligus menggantikan Budi Kaliwono yang dicopot dari jabatan Dirut Transjakarta.

Seusai dipercaya amanah baru ketika itu, Agung memaparkan soal proses keterpilihannya.

Menurut dia, pergantian itu diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Sirkuler.

Baca juga: Agung Wicaksono, Pemegang Jabatan Dirut PT Transjakarta yang Baru

Agung menuturkan, pergantian ini sudah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Dirut PT Jakarta Propertindo sebagai pemegang saham.

Proses pemilihan Agung sebagai direktur utama juga tidak tiba-tiba. Agung mengatakan, seluruh direksi Badan Usaha Milik Daerah menjalani assessment dan seleksi.

"Kalau saya sendiri, seingat saya waktu itu di Mei 2018, kami semua ada proses gitu ya. Sampai diwawancara oleh panitia seleksi yang ada Pak Adnan Pandu Praja, Pak Zaki, Pak Ridwan, Pak Irham Dirmi, dan Pak Yuri sendiri. Jadi, proses sudah cukup lama," ujar Agung di Balai Kota pada 29 Oktober 2018.

Agung akan menggantikan Budi Kaliwono yang merupaka dirut sebelumnya.

Sementara itu, melalui keterangan tertulisnya, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Yurianto mengatakan, pergantian ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antar BUMD.

Dia berterima kasih kepada Budi Kaliwono yang telah mengelola PT Transjakarta selama tiga tahun terakhir.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

4 Fakta Penangkapan Dokter Gigi Gadungan di Bekasi

Megapolitan
Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Banyak Kantor Tak Patuhi Aturan 50 Persen Pegawai Bekerja, Pemprov DKI Sebut Faktor Kejar Target

Megapolitan
TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

TACB Minta Pemkot Bekasi Hentikan Proses Pembongkaran Struktur Bata yang Diduga Cagar Budaya

Megapolitan
Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Wifi Gratis untuk Sekolah Daring, Wali Kota Jakbar Harap Banyak Pihak Membantu

Megapolitan
Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Babak Baru Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro Setelah Viral di Media Sosial

Megapolitan
Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Fakta Petugas Diusir dan Dipaksa Lepas APD Saat Makamkan Pasien Probable Covid-19 di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

[POPULER JABODETABEK] Dalih Polisi Baru Tangkap Pemerkosa di Bintaro Setelah Viral | 28 RW Zona Merah di Bekasi

Megapolitan
Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Lima Fakta Sidang Perdana Putra Siregar: Beli Handphone Ilegal hingga Penyitaan

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, ASN di Kota Tangerang Dilatih Berkebun

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Pemprov DKI Belum Buka Proses Belajar Tatap Muka di Pesantren

Megapolitan
Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Kolega Positif Covid-19, 75 Pegawai Giant Margo City Akan Swab Hari ini

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 10 Agustus: Bertambah 1, Total 634 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

[UPDATE] Depok Zona Merah Nasional, Kasus Aktif Terbanyak Dijumpai di Cimanggis dan Beji

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X