Pemprov DKI Jakarta Beri Bantuan Peralatan Sekolah hingga Obat-obatan untuk Korban Banjir

Kompas.com - 24/01/2020, 11:29 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah bersama Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta dan PT. Rekso Group melalui Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), memberikan bantuan kepada korban banjir, Jumat (24/1/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGISekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah bersama Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta dan PT. Rekso Group melalui Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC), memberikan bantuan kepada korban banjir, Jumat (24/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.

Pemberian bantuan ini bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta dan PT Rekso Group, melalui Yayasan Ronald McDonald House Charities (RMHC).

Bantuan yang diserahkan berupa 5.000 paket peralatan sekolah, obat-obatan, dan vitamin untuk lima wilayah kota di DKI Jakarta.

"Kegiatan ini merupakan bentuk perwujudan pendekatan kolaborasi antara Pemerintah DKI Jakarta beserta pelaku usaha dalam menanggulangi berbagai masalah sosial di DKI Jakarta," ucap Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Baca juga: BMKG: Jakarta dan Jawa Barat Siaga Banjir Hari Ini dan Sabtu Besok

Saefullah mengatakan, bantuan ini untuk meringankan beban para orang tua dan anak-anak yang terdampak musibah banjir.

"Bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2020 kemarin, telah menimbulkan dampak serta kerugian yang bersifat material dan immaterial bagi sebagian besar warga Kota Jakarta," kata dia.

Bantuan ini pun diserahkan melalui masing masing wali kota. Khusus untuk vitamin, akan dititipkan melalui dinas kesehatan.

"Dan hari ini juga kita minta untuk sampaikan ke warga yang membutuhkannya karena ini satu paket yang alat-alat sekolah dan yang obat-obat. Dan vitamin kita titip ke dinkes membagikannya karena dokter yang tau," tutur Saefullah.

Baca juga: Sudin Pusip Jakarta Utara Tangani 1.441 Dokumen Warga yang Rusak Akibat Banjir

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X