PLN Matikan 15 Gardu Listrik di Wilayah Terendam Banjir

Kompas.com - 24/01/2020, 15:32 WIB
Ilustrasi dok PLNIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mematikan 15 gardu distribusi listrik akibat banjir di sejumlah wilayah Jakarta pada Jumat (24/1/2020) ini.

Tris Yanuarsyah, senior manager general affairs PLN mengatakan, pemadam dilakukan sejak pukul 14.00 WIB.

"Demi keselamatan masyarakat agar terhindar dari bahaya tersengat arus listrik, pada pukul14.00 WIB sebanyak 15 Gardu Distribusi di Jakarta terpaksa dipadamkan," kata Tris dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Baca juga: Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

Wilayah dan pihak terdampak pemadaman listrik tersebut yaitu PT Label Prakarsa, Hotel Jayakarta, Jalan Batu Tulis, Jalan Kepu Utara, Jalan Cempaka Putih Barat, Jalan Cempaka Putih Tengah.

Lokasi lain adalah kawasan Villa Gading Indah, Jalan Kapuk Kamal Pergudangan Eco Park, Jalan  Kamal Indah (Pertigaan Benda Raya-Tegal Alur) dan sekitarnya.

Tris mengimbau warga yang terdampak banjir agar mematikan listrik dari MCB, lalu cabut seluruh peralatan listrik dari stop kontak.

Baca juga: Hati-hati Tersetrum Listrik Saat Banjir, Ini Cara Menghindarinya

"Apabila aliran listrik di sekitar rumah belum padam, segera hubungi contact center 123 atau kantor PLN terdekat dan meminta untuk dipadamkan," ujar Tris.

Setelah banjir surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering.

PLN akan memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman sebelum kembali menyalurkan energi listrik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X