Polisi Usut Video Pria Masturbasi di Dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Kompas.com - 26/01/2020, 06:31 WIB
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di lokasi demo di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Bastoni Purnama di lokasi demo di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pelecehan seksual kembali terjadi di wilayah Jakarta. Kini, seorang pria melakukan masturbasi di dalam mobil.

Aksi pria tersebut terekam kamera dan videonya viral di media sosial.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di pinggir Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Berdasarkan video yang beredar, pria tersebut mempertontonkan aksinya kepada orang-orang yang berada di pinggir jalan.

UPDATE: Polisi Tangkap Pria yang Masturbasi di dalam Mobil di Pinggir Jalan Gatot Subroto

Dia memberhentikan mobil di pinggir jalan, membuka kaca mobil. Setelah itu, pelaku kembali melajukan mobilnya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Iya, kita sedang menyelidikinya," Bastoni saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1/2020), seperti dikutip Tribun Jakarta.

Baca juga: 5 Kasus Pelecehan Seksual yang Viral Dua Pekan Terakhir, Tiga Pelaku Tertangkap

Bastoni mempersilahkan masyarakat yang menyaksikan kejadian untuk segera melapor ke polisi.

"Kita akan mencari saksi-saksi yang melihat, yang melihat segera juga melapor," kata Bastoni.

Update:

Pelaku sudah ditangkap. Pria tersebut berinisial JS (48), warga Cipayung, Jakarta Timur.

Pelaku ditangkap di kawasan Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat, Minggu dini hari.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Viral Aksi Seorang Pria Masturbasi di Pinggir Jalan Gatot Subroto."

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

Megapolitan
Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X