Sosialisasi ke Warga di CFD, Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Buka Warung Kopi di Trotoar Sudirman

Kompas.com - 26/01/2020, 11:04 WIB
Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis (kedua dari kiri) dan anak-anaknya membuka warung kopi di trotoar area car free day (CFD), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020). Dalam kesempatan itu, Nurmansjah bersosialisasi dengan warga Jakarta. KOMPAS.com/NURSITA SARICalon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis (kedua dari kiri) dan anak-anaknya membuka warung kopi di trotoar area car free day (CFD), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020). Dalam kesempatan itu, Nurmansjah bersosialisasi dengan warga Jakarta.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis bersosialisasi dengan warga Jakarta di area car free day (CFD), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).

Nurmansjah bersosialisasi dengan cara membuka "Warung Kopi Bang Ancah" dari gerobak sepeda di trotoar Jalan Jenderal Sudirman saat kegiatan car free day.

Trotoar yang ditempati Nurmansjah dan para pedagang termasuk zona kuning yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Ini Alasan PKS Tunjuk Nurmansjah Lubis Jadi Cawagub DKI


Para pedagang boleh berjualan di zona kuning tersebut selama kegiatan car free day.

Saat bersosialisasi dengan warga, Nurmansjah tampak meracik biji kopi dengan alat giling manual hingga kopi siap dihidangkan.

Dia membagikan kopi yang diraciknya secara gratis kepada warga yang sedang beraktivitas di area car free day.

"Ini rasanya asam, beda dengan biji kopi biasanya," ujar Nurmansjah sambil membagikan kopi kepada warga.

Nurmansjah juga sempat menyanyikan beberapa lagu diiringi musik akustik.

Baca juga: Menangkan Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, Gerindra Segera Lobi Fraksi-fraksi di DPRD

Nurmansjah dan dua putranya memang biasa berjualan di area car free day sejak tiga tahun lalu. Sementara untuk sehari-hari, mereka membuka kedai kopi di garasi rumahnya.

Nurmansjah mulai belajar membuat kopi setelah dia berhenti menjadi anggota DPRD DKI Jakarta periode 2004-2009 dan 2009-2014.

Nurmansjah merupakan satu dari dua cawagub yang diusulkan PKS dan Partai Gerindra ke DPRD DKI Jakarta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Pakar: Omnibus Law Cipta Kerja Punya Semangat Sentralisasi Pemerintahan yang Sangat Kuat

Megapolitan
Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X