Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Kompas.com - 26/01/2020, 15:42 WIB
Kondisi terkini banjir yang menggenangi Underpass Gandhi, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKondisi terkini banjir yang menggenangi Underpass Gandhi, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang menggenangi underpass Gandhi, Kemayoran, Jakarta Pusat diperkirakan akan kering nanti malam, Minggu (26/1/2020).

"Perkiraan saya maghrib, habis itu paling lama isya. Itu perkiraan saya kalau enggak hujan lagi," kata Kepala Tim Siaga Banjir Koarmada I - Letkol Laut (P) Maswedi kepada wartawan di lokasi, Minggu (26/1/2020).

Maswedi berujar, dari TNI AL sendiri ada satu kompi tim siaga banjir yang diturunkan untuk memompa air dari underpass Kemayoran.


Baca juga: Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Satu kompi itu kemudian dibagi setengah pleton dengan jumlah 15 orang yang menjaga pompa air di sana.

"Tim saya sari pagi. Tim saya bergerak jam 07.00 WIB. Mungkin sampai selesai di sini," ujar Maswedi.

Adapun yang terlibat dalam menguras air di underpass ini terdiri dari TNI AL, Kementerian PUPR, pengelola PPK Kemayoran, Sudin SDA Jakarta Pusat dan Sudin SDA Jakarta Utara.

Sementara itu, Arianto, salah seorang petugas SDA Jakarta Utara mengatakan, mereka bekerja selama 24 jam di lokasi tersebut.

"Ini nonstop 24 jam, ini udah hari keempat kita di sini," ujar Arianto.

Baca juga: Underpass Kemayoran Banjir, Anies: Pemprov DKI Ikut Bantu meski Bukan Kewenangan Kami

Sejauh ini, kendala yang mereka alami ialah mesin yang terkadang mengalami kendala sehingga menghambat penyedotan air.

Adapun underpass Gandhi ini sempat terendam banjir sampai kedalaman antara 10 sentimeter sampai 250 sentimeter atau 2,5 meter pada Jumat (24/1/2020).

Lokasi ini merupakan lokasi terparah yang terdampak banjir pada hari Jumat lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Megapolitan
Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

Megapolitan
Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

Megapolitan
Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Megapolitan
Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

Megapolitan
Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

Megapolitan
Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

Megapolitan
Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

Megapolitan
BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

Megapolitan
DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

Megapolitan
Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

Megapolitan
Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

Megapolitan
Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

Megapolitan
Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X