Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kompas.com - 26/01/2020, 20:51 WIB
Jaringan kabel bawah tanah milik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing  di Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, terbakar, Minggu (26/1/2020). Petugas Damkar setempat memperkirakan kerugian Rp2 miliar. ANTARA/HO-Damkar JaktimJaringan kabel bawah tanah milik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing di Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, terbakar, Minggu (26/1/2020). Petugas Damkar setempat memperkirakan kerugian Rp2 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabel bawah tanah di PT Yamaha Motor Manufacturing di Jalan Dr Radjiman Wifyodiningrat, Cakung, Jakarta Timur terbakar pada Minggu (26/1/2020) siang.

Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, kabel yang terbakar adalah kabel jalur bawah melting line B perusahaan tersebut.

"Kami terima berita pukul 13.36 WIB. Objek seluas 10 meter persegi," kata Gatot dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Gatot mengatakan, peristiwa itu diawali oleh suara ledakan yang terjadi di kabel bawah tanah tersebut.

Baca juga: Korsleting Kabel, Mobil Range Rover Jeep Terbakar di Cempaka Putih

"Kamu kerahkan empat unit pemadam kebakaran berikut pendukung," ujar Gatot.

Ia menyampaikan, api dapat dikuasai tim pemadam kebakaran setelah satu jam upaya.

Belum diketahui apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut.

Pihak Damkar memprediksi kerugian yang dialami PT Yamaha Motor Manufacturing tersebut mencapai Rp 2 miliar.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

41 Pedagang Pasar Cempaka Putih Positif Covid-19, Ada yang Bergejala tapi Dianggap Biasa

41 Pedagang Pasar Cempaka Putih Positif Covid-19, Ada yang Bergejala tapi Dianggap Biasa

Megapolitan
41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

41 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Cempaka Putih Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Pilot Ditangkap karena Sabu, Alvin Lie: Pemeriksaan Narkoba Seharusnya Rutin Sepanjang Tahun

Megapolitan
Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Ini 15 Jenis Pelanggaran Lalin yang Bakal Ditindak Tegas pada Masa PSBB Transisi

Megapolitan
Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Ahok Heran Reklamasi Ancol Saat Ini Menempel dengan Darat

Megapolitan
Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Polisi Sebut Pelanggaran Lalu Lintas Masa PSBB Transisi di Jakarta Meningkat 50 Persen

Megapolitan
Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Bima Arya Klaim 150 Bantuan Bus Gratis Cukup Bantu Urai Kepadatan di Stasiun Bogor

Megapolitan
Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Ahli Epidemiologi: Stop Rapid Test, Perbanyak Tes PCR

Megapolitan
Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Kegiatan Tatap Muka Diizinkan, SMPN 2 Bekasi Tetap Belajar Daring karena Alasan Ini

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Wali Kota Tangerang Ingin Ojek Online Diizinkan Angkut Penumpang

Megapolitan
Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Mewaspadai Pasar sebagai Klaster Penyebaran Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Wali Kota Tangerang: Pelanggaran PSBB Semakin Banyak

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

3 Pilot Ditangkap karena Pakai Sabu, Alvin Lie: Pengawasan Masih Bolong-bolong

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Pandemi Covid-19, Begini Prosedur Hewan Kurban Diangkut ke Kepulauan Seribu

Megapolitan
Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Polisi Sudah Periksa 20 Saksi Terkait Kematian Wartawan Metro TV

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X