Pengamat: Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta

Kompas.com - 27/01/2020, 10:32 WIB
Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (ketiga dari kiri) berdiri di samping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (keempat dari kiri) saat menghadiri pembukaan rakerda DPD Partai Gerindra DKI Jakarta di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARICalon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria (ketiga dari kiri) berdiri di samping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (keempat dari kiri) saat menghadiri pembukaan rakerda DPD Partai Gerindra DKI Jakarta di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyerahkan surat berisi usulan dua nama calon wakil gubernur ( cawagub) DKI kepada DPRD DKI Jakarta.

Dua nama itu adalah politikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria dan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis.

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai dari dua nama calon wakil gubernur yang diserahkan, Riza Patria dari Gerindra yang berpeluang untuk jadi pendamping Anies.

Baca juga: Dua Nama Cawagub DKI yang Baru Akan Langsung Diserahkan ke Anies


"Kalau berdasarkan hitung-hitungan paripurna, Riza paling berpeluang," ujar Hendri kepada Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Menurut dia, karena proses pemilihan cawagub melalui pembahasan di DPRD Jakarta, maka Riza yang paling berpeluang.

Sebab saat ini Gerindra tengah berkoalisi dengan pemerintah. Sehingga peluang Gerindra melakukan lobi-lobi ke anggota DPRD lainnya lebih besar.

Baca juga: Fraksi Gerindra Yakin Dukungan Cawagub di DPRD DKI Lebih Condong ke Riza Patria

"Kalau dilihat DPRD Gerindra itu masuk ke dalam koalisi pemerintah, kalau di DPRD yang berpeluang Riza Patria karena patrai koalisi pemerintah pasti akan lebih nyaman diatur ketimbang PKS," ujar Hendri.

Meski demikian, menurut Hendri, sebenarnya suara Anies pun cukup memengaruhi proses pemilihan Cawagub DKI Jakarta.

"Walaupun tidak berperan banyak, tapi cukup berpengaruh itu suara Anies, nah kalau ambil faktor itu Anies akan lebih nyaman kerja dengan PKS," kata Hendri.

Ia menilai Anies akan lebih nyaman berdampingan dengan partai PKS lantaran partai itu tidak memiliki peluang untuk menggoyang kekuasaannya sebagi gubernur DKI Jakarta saat ini.

"Apalagi bila nanti tahun 2024 tidak jadi presiden terus kemudian maju lagi di pemilihan gubernur Jakarta, kemungkinan besar PKS akan mendukung," ujar Hendri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X