Terkait Virus Corona, Menhub: Presiden Minta Disiplin Lakukan Pemeriksaan WNA China

Kompas.com - 27/01/2020, 10:55 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/1/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (27/1/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan agar lebih disiplin saat memeriksa WNA asal China masuk ke Indonesia guna antisipasi penyebaran virus corona.

"Mensesneg bilang, Presiden instruksikan untuk memberikan tindakan lebih disiplin intensif (dalam pemeriksaan WNA China)," ujar Budi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (27/1/2020).

Tidak hanya itu, Budi Karya juga mengatakan, bandara juga harus mempersiapkan segala hal terkait kemungkinan terburuk yang akan terjadi.

Baca juga: Menhub Undang 3 Menteri Bicarakan Pencegahan Virus Corona

Termasuk, lanjut dia, meminta seluruh operator Bandara Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan, bukan hanya untuk penerbangan dari Wuhan, China ke Soekarno-Hatta.

"Tetapi semua penerbangan atau kapal yang dari China, kita lakukan pemeriksaan yang intensif dan saya harapkan tetap sopan," ucap dia.

Budi juga mengimbau agar seluruh petugas di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan alat pelindung diri berupa masker agar tidak mudah tertular jika ada yang terjangkit corona.

"Saya harapkan semua petugas di Pelabuhan dan Bandara itu menggunakan masker," kata dia.

Baca juga: Ramalan Mengerikan Bill Gates soal Wabah Virus Corona

Adapun sebelumnya, virus corona pertama kali diidentifikasi berasal dari kota Wuhan, China.

Adapun virus yang disebut mirip sindrom pernapasan akut parah (SARS) ini telah menjangkiti 2.300 orang dan membunuh 80 orang di China.

Virus ini juga telah merebak ke 12 negara di berbagai benua.

Telah banyak yang berpendapat mengenai penyebab dari virus corona ini bisa menyebar begitu luasnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan Siang Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bogor Hujan Siang Nanti

Megapolitan
Pemuda Jakarta Utara Sebut Reklamasi Ancol Rampas Pantai Publik

Pemuda Jakarta Utara Sebut Reklamasi Ancol Rampas Pantai Publik

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Forensik Terkait Ledakan di Menteng

Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Forensik Terkait Ledakan di Menteng

Megapolitan
[UPDATE] 5 Juli: 12 Kelurahan di Depok Nihil Kasus Aktif Covid-19

[UPDATE] 5 Juli: 12 Kelurahan di Depok Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Relawan Pendukung Anggap Anies Menyalahi Janji Kampanye

Tolak Reklamasi Ancol, Relawan Pendukung Anggap Anies Menyalahi Janji Kampanye

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X