Terpeleset dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing 12 Jam di Laut

Kompas.com - 27/01/2020, 17:56 WIB
Terpeleset Dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing Selama 12 Jam di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Senin (27/1/2020) Dok. Lurah Pulau PariTerpeleset Dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing Selama 12 Jam di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Senin (27/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga Bekasi bernama Samsul yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera jatuh di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Minggu (26/1/2020).

Lurah Pulau Pari, Mahtum mengatakan, Samsul sempat terombang ambing selama 12 jam di lautan selepas ia terjatuh.

"Sekitar pukul 18.00 WIB, korban jatuh terpeleset dari kapal setelah buang air dari toilet," kata Mahtum dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/1/2020).

Peristiwa itu tak diketahui oleh satu pun rekan maupun nahkoda kapal KM Perindo.

Keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 WIB, seorang nelayan Pulau Lancang bernama Rustam Efendi pergi melaut.

Saat itulah ia melihat Samsul sedang terapung di tengah lautan.

"Korban ditolong oleh Rustam sedang mengapung berenang tanpa alat bantu selama 12 jam," tutur Mahtum.

Rustam kemudian membawa Samsul menepi ke Pulau Lancang. Saat itu kondisi Samsul sudah sangat lemah dan memprihatinkan.

Samsul kemudian diberikan pertolongan oleh Kepolisian setempat dan akan dibawa ke Muara Baru, Jakarta Utara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Penundaan Pembukaan Pasar Tanah Abang Berdasarkan Arahan Gubernur

Megapolitan
Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Pasar Jaya Tunda Pembukaan Pasar Tanah Abang hingga 19 April 2020

Megapolitan
Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Kisah Korban PHK Saat Wabah Covid-19, Tanpa Pesangon dan Sulit Dapat Pekerjaan Baru

Megapolitan
Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Ikuti Seruan DKI, KCI Juga Wajibkan Penumpang KRL Pakai Masker Mulai 12 April

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Penumpang Tanpa Masker Dilarang Naik Transjakarta, MRT, LRT Mulai 12 April 2020

Megapolitan
Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Wali Kota Bogor Bima Arya Sebut Wabah Corona Menguji 3 Hal Ini

Megapolitan
Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Atasi Covid-19, Bima Arya Ajak Masyarakat Saling Bantu dan Kesampingkan Perbedaan

Megapolitan
Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Penumpang Tanpa Masker Akan Dilarang Masuk Stasiun dan Gunakan MRT

Megapolitan
17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

17 Hari Dirawat karena Positif Covid-19, Kondisi Bima Arya Semakin Membaik

Megapolitan
Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Bima Arya Sumbangkan Gaji sebagai Wali Kota Bogor untuk Atasi Covid-19

Megapolitan
Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X