Polisi Dalami Unsur Pidana dalam Kasus ABK yang Terombang Ambil 12 Jam di Laut

Kompas.com - 27/01/2020, 20:01 WIB
Terpeleset Dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing Selama 12 Jam di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Senin (27/1/2020) Dok. Lurah Pulau PariTerpeleset Dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing Selama 12 Jam di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Senin (27/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyelidiki adanya kemungkinan tindak pidana yang mengakibatkan Samsul (29) seorang anak buah kapal (ABK) KM Perindo terombang ambing 12 jam di laut.

"Kita melakukan penyelidikan, apakah ini ada tindak pidana atau tidak," kata Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP Jupriono saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/1/2020).

Jupriono menuturkan pihaknya sudah meminta keterangan Samsul selepas peristiwa yang terjadi kemarin hingga pagi tadi.

Baca juga: Kronologi ABK yang Selamat Setelah Terpeleset dari Kapal dan Terombang Ambing di Laut

Ia juga akan menyelidiki saksi-saksi lain yang berkaitan dengan peristiwa itu.

Selain itu, Jupriono mengaku pihak Polsek Kepulauan Seribu Selatan juga membantu mengecek kondisi korban ke puskesmas setempat setelah Samsul diselamatkan nelayan.

"Kalau diagnosa dari dokter puskesmas, dia tidak perlu diberikan perawatan," tutur Jupriono.

Baca juga: Terpeleset dari Kapal, Seorang Pria Terombang Ambing 12 Jam di Laut

Adapun Samsul berhasil selamat setelah terjatuh dari kapal nelayan yang ditumpanginya dan terombang ambing di lautan selama 12 jam.

Berbekal ilmu yang ia miliki ketika mengikuti pelatihan di STIP, Samsul bertahan sampai pagi dan diselamatkan oleh nelayan bernama Rustam Efendi.

Saat ini, Samsul diketahui sudah pulang ke kediamannya di daerah Tambun, Bekasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X