Satu Orang Tewas dalam Peristiwa Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama

Kompas.com - 27/01/2020, 20:06 WIB
warga padamkan api dari puing puing yang ada di atap rumah saat peristiwa kebakaran di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONwarga padamkan api dari puing puing yang ada di atap rumah saat peristiwa kebakaran di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang warga bernama Koko Hernadi (52) menjadi korban kebakaran yang terjadi di permukiman di Jalan Peninggaran Timur RT 02/09, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020)

Korban tewas terbakar saat berada di dalam rumah.

Ketua RT 02/09, Mat Lazim mengatakan korban tidak sempat menyelamatkan diri lantaran terjebak di dalam rumah.


"Bapak Koko sedang sakit, sedang sakit dan ditinggal keluarganya semua, lagi sakit," kata Mat Lazim saat ditemui di lokasi, Senin.

Baca juga: Kebakaran di Kebayoran Lama, Warga Panik Ketika Api yang Sempat Padam Kembali Menyala

"Dia ditinggal keluarganya semua lagi sakit. Sudah lama sakit di kampung, terus dibawa ke sini. Di sini paling baru lima bulanan," tambah dia.

Koko ditemukan tewas saat duduk di dalam kamar mandi rumahnya.

Saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Beberapa warga juga ada yang mengalami luka akibat peristiwa kebakaran tersebut. Namun Mat Lazim tidak memastikan berapa jumlahnya.

Baca juga: Kebakaran di Permukiman Kebayoran Lama, Warga Bahu Membahu Padamkan Api

"Kalau luka banyak, jatuh juga ada. Wajar lah namanya panik. Jatuh dari lantai dua karena pemadaman. Terus ada juga kakinya kena beling atau seng," ucap dia.

Hingga saat proses pemadaman masih berlangsung di lokasi.

Sebelumnya, kawasan tersebut terbakar sekitar pukul 14.44 WIB. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Jika Revitalisasi TIM Dimoratorium, Jakpro Khawatir Lukisan Mahal Seniman Terbengkalai

Megapolitan
Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Formula E 2020 Jakarta: Lapangan Monas Diaspal untuk Trek Balap, Nanti Dikupas Lagi

Megapolitan
Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Hasil Autopsi Jenazah Anak Karen Idol Akan Keluar 2 Minggu Lagi

Megapolitan
Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Gelontorkan Rp 1 Triliun Lebih, Jakarta Bakal Jadi Tuan Rumah Formula E hingga 2024

Megapolitan
Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Jubir: Formula E Ingin Tingkatkan Kepedulian Masyarakat pada Lingkungan

Megapolitan
Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Tiga Penumpang KRL Jadi Korban Pelemparan Batu

Megapolitan
Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Polisi Musnahkan Narkoba Senilai Rp 1 Triliun

Megapolitan
Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Rahasiakan Rekomendasi Formula E di Monas, Kadisbud DKI Dicecar DPRD

Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Wakil Wali Kota Bekasi Lebih Sreg Tiap Sekolah Pasang CCTV daripada Guru Menginap Antisipasi Maling

Megapolitan
Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Mobil Rubicon Sitaan dari Koruptor Terjual Rp 682 Juta Saat Lelang

Megapolitan
Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Begini Cara Membuat Kartu Kuning Pencari Kerja

Megapolitan
Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Lucinta Luna Konsumsi Narkoba karena Depresi, Polisi: Alasan Klasik

Megapolitan
35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

35 Karyawan di Bekasi Diduga Keracunan Makanan Usai Makan Nasi Katering

Megapolitan
Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

Benyamin Sesalkan Aksi Protes yang Libatkan Pelajar Terhadap Pembangunan Rusunami di Ciputat

Megapolitan
Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

Kena Protes Sekolah, Pihak Rusunami di Ciputat Akan Minimalisasi Debu dari Proyek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X