Warga Pamulang Permai Digigit Ular Saat Banjir

Kompas.com - 28/01/2020, 13:54 WIB
Budi Setio, Warga Perumahan Pamulang Permai, Tangerang Selatan menjalani perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umun (RSU) Kota Tangerang Selatan, Senin (27/1/2020) kemarin. Kondisi tersebut setalah telapak kaki kirinya yang tidak menggunakan alas digigit ular saat banjir yang merendam kawasan rumahnya Minggu (26/1/2020) malam. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiBudi Setio, Warga Perumahan Pamulang Permai, Tangerang Selatan menjalani perawatan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umun (RSU) Kota Tangerang Selatan, Senin (27/1/2020) kemarin. Kondisi tersebut setalah telapak kaki kirinya yang tidak menggunakan alas digigit ular saat banjir yang merendam kawasan rumahnya Minggu (26/1/2020) malam.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Budi Setio, Warga Perumahan Pamulang Permai, Tangerang Selatan, menjalani perawatan di Rumah Sakit Umun (RSU) Kota Tangerang Selatan, Senin (27/1/2020) kemarin.

Ia dibawa ke RS setelah telapak kaki kirinya digigit ular saat banjir merendam kawasan rumahnya, Minggu (26/1/2020) malam.

"Sudah dapat penanganan. Dari sebelumnya yang saya cuma iket aja kaki biar darah atau ada bisa nggak menyebar," kata Budi saat ditemui di rumah sakit, Selasa (28/1/2020).

Baca juga: Ular Sanca Makan Ayam Peliharaan Warga Pasar Rebo, Damkar Turun Tangan

Awalnya Budi ingin pulang ke rumahnya di kawasan Perumahan Pamulang Permai, Tangerang Selatan.

Namun, saat itu kondisi perumahan tersebut banjir karena hujan deras yang terjadi sebelumnya.

"Saat itu saya jalan tidak menggunakan alas kaki kebetulan, tiba-tiba di kaki saya seperti ada yang mengigit, pas kaki saya angkat ternyata ular," kata Budi.

Baca juga: Tangkap Ular Sanca Saat Banjir, Jari Warga Pamulang Terluka Kena Gigitan

Setelah melepaskan gigitan, ular itu langsung pergi.

Karena kondisi gelap, Budi mengaku hanya melihat jenis ular berwarna hitam dengan ukuran sekitar 1 meter.

"Karena gelap pada saat itu saya liat cuma ular hitam," ungkapnya.

Khawatir dengan gigitan ular tersebut, Budi langsung membasuh luka dengan air bersih dan mengikat kaki.

"Habis digigit ada darahnya dikit kemudian saya cuci kaki. Saya liat ada bekas gigitan dua titik. Kemudian saya ikat kaki atas biar kalau ada bisa itu nggak menyebar maksud saya. Baru saya bawa ke RSU buat pencegahan," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penataan 4 Stasiun Dihentikan Sementara karena Wabah Corona

Penataan 4 Stasiun Dihentikan Sementara karena Wabah Corona

Megapolitan
Fokus Nurmansjah dan Riza jika Jadi Wagub, Bantu Anies Tangani Corona

Fokus Nurmansjah dan Riza jika Jadi Wagub, Bantu Anies Tangani Corona

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pendataan Pegawai Kena PHK Imbas Corona di DKI | Kronologi Perampok Tewas karena Corona

[POPULER JABODETABEK] Pendataan Pegawai Kena PHK Imbas Corona di DKI | Kronologi Perampok Tewas karena Corona

Megapolitan
Cerita Pegawai PO Bus Kehilangan Pekerjaan karena Pandemi Covid-19...

Cerita Pegawai PO Bus Kehilangan Pekerjaan karena Pandemi Covid-19...

Megapolitan
Mereka yang Berjuang dalam Pekerjaannya di Tengah Wabah Corona...

Mereka yang Berjuang dalam Pekerjaannya di Tengah Wabah Corona...

Megapolitan
Walkot Jakbar Klaim Ada Kelurahan di Wilayahnya yang Nol Kasus Covid-19, Ini Datanya

Walkot Jakbar Klaim Ada Kelurahan di Wilayahnya yang Nol Kasus Covid-19, Ini Datanya

Megapolitan
Warga Kemayoran Sediakan Sarapan Gratis untuk Ojol dan Sopir Bajaj

Warga Kemayoran Sediakan Sarapan Gratis untuk Ojol dan Sopir Bajaj

Megapolitan
Akibat Covid-19, Rerata Penumpang KRL Turun hingga 220.000 Penumpang Per Hari

Akibat Covid-19, Rerata Penumpang KRL Turun hingga 220.000 Penumpang Per Hari

Megapolitan
Jika Terpilih Sebagai Wagub DKI,  Riza Patria Utamakan Komunikasi Pemprov dan Pempus

Jika Terpilih Sebagai Wagub DKI, Riza Patria Utamakan Komunikasi Pemprov dan Pempus

Megapolitan
145 Orang di Jakbar Terinfeksi Corona, Wali Kota Minta Warga Tetap di Rumah

145 Orang di Jakbar Terinfeksi Corona, Wali Kota Minta Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
PMI Kota Bekasi Steril dari Virus Corona, Donor Darah Tak Perlu Cemas

PMI Kota Bekasi Steril dari Virus Corona, Donor Darah Tak Perlu Cemas

Megapolitan
Kronologi Tewasnya Perampok Toko Emas di Tamansari karena Virus Corona

Kronologi Tewasnya Perampok Toko Emas di Tamansari karena Virus Corona

Megapolitan
Jumlah Penumpang Menurun, KRL Kembali Ubah Jam Operasi

Jumlah Penumpang Menurun, KRL Kembali Ubah Jam Operasi

Megapolitan
Paparkan Program Sebagai Cawagub DKI, Nurmansjah Bicara Transparansi Anggaran hingga Efisiensi Birokrasi

Paparkan Program Sebagai Cawagub DKI, Nurmansjah Bicara Transparansi Anggaran hingga Efisiensi Birokrasi

Megapolitan
Cegah Penyebaran Corona, Ruang Tahanan di Polres Jakbar Rutin Disemprot Disinfektan

Cegah Penyebaran Corona, Ruang Tahanan di Polres Jakbar Rutin Disemprot Disinfektan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X