Pria yang Tepergok Culik Anak 14 Bulan di Cipayung Diduga Hipnotis Anggota Keluarga

Kompas.com - 28/01/2020, 14:15 WIB
Natalina Hasugian, tante dari A, bayi yang hampir diculik pria bernama Ryan di halaman rumahnya, Jalan Raya Malaka, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVINatalina Hasugian, tante dari A, bayi yang hampir diculik pria bernama Ryan di halaman rumahnya, Jalan Raya Malaka, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Cipayung mengamankan pria bernama Ryan, penculik bayi berusia 14 bulan berinisial AR di Jalan Raya Malaka, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).

Penculikan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu korban tengah bermain dengan saudaranya di halaman rumahnya, Jalan Raya Malaka, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Baca juga: Istri Karyawan EO yang Diculik di Pulomas Diintimidasi, Gaji Diambil untuk Tutupi Utang Suami

Natalina Hasugian, tante korban mengatakan, dia menduga pelaku sudah mengincar korban sebelumnya.

Saat pelaku menculik korban pun disaksikan oleh bapak korban yang juga berada di halaman rumah.

"Pelaku pas rebut keponakan saya itu, itu juga ada abang saya cuman abang saya tuh diam saja kayak linglung gitu dihipnotis," kata Natalina di lokasi, Selasa.

Aksi penculikan itu diketahui ibu korban yang sedang berada di seberang jalan depan rumahnya.

"Kakak saya tanya ke abang saya itu dibawah siapa (korban), abang saya diam saja tidak kejar juga. Baru, kakak saya teriak, pelaku ditangkap warga," ujar Natalina.

Saat ditangkap, korban kembali direbut oleh orangtuanya. Lalu, pelaku sempat dikeroyok warga.

Baca juga: Seorang Pria Tepergok Culik Anak Usia 14 Bulan di Cipayung, Pelaku Dikeroyok Warga

"Pelaku diamankan Satpol PP terus dibawa ke Polsek Cipayung," ujar Natalina.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siti Nur Azizah Tak Masalah jika Pilkada Tangsel Ditunda Demi Keselamatan Rakyat

Siti Nur Azizah Tak Masalah jika Pilkada Tangsel Ditunda Demi Keselamatan Rakyat

Megapolitan
RSD Wisma Atlet Dikabarkan Penuh Pasien Covid-19, Begini Faktanya

RSD Wisma Atlet Dikabarkan Penuh Pasien Covid-19, Begini Faktanya

Megapolitan
Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

Napi Bandar Narkoba Lapas Tangerang Rencanakan Pelarian Sejak 6 Bulan Lalu

Megapolitan
Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

Tak Gunakan Masker Medis dan Kain, Penumpang KRL di Stasiun Bogor Dilarang Masuk

Megapolitan
Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

Pasangan Kekasih Pelaku Mutilasi Sempat Tidur dengan Jasad Korban di Apartemen

Megapolitan
26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

26 Angkot di Tanah Abang Terjaring Operasi Yustisi

Megapolitan
RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

RSD Stadion Patriot Chandrabaga Akhirnya Mulai Terisi Pasien Covid-19

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

Selama PSBB Jakarta, KRL Terakhir Berangkat dari Stasiun-stasiun di Ibu Kota pada Pukul 19.00 WIB

Megapolitan
Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

Belajar dari Youtube, Sepasang Kekasih Mutilasi Jasad Rinaldi Harley Wismanu

Megapolitan
Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

Megapolitan
Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

Hari ini, KCI Resmi Larang Penumpang KRL Pakai Buff dan Masker Scuba

Megapolitan
Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

Periksa 10 Saksi, Polisi Kejar Pembacok di Pesanggrahan yang Diduga Geng Moonraker

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

PSBB Tangsel Diperpanjang Lagi, Pengawasan Protokol Kesehatan Akan Diperketat

Megapolitan
Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

Hilang di Kali Ciliwung, Remaja Ditemukan Tewas 200 Meter dari Lokasi Tenggelam

Megapolitan
Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

Sepekan Pengetatan PSBB di Jakarta, Jumlah Penumpang KRL Turun 21 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X