Buron Empat Bulan, 3 Maling Rumah Kosong di Bekasi Ditangkap Polisi

Kompas.com - 28/01/2020, 16:35 WIB
Sederet barang bukti yang disita polisi dari tangan tiga orang maling rumah kosong di bilangan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (27/1/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANSederet barang bukti yang disita polisi dari tangan tiga orang maling rumah kosong di bilangan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (27/1/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Tiga orang maling di Bekasi ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi Kota pada tanggal 23 dan 27 Januari 2020.

Mereka sebelumnya mencuri di rumah kosong di Jalan Kemang Anyelir, Rawalumbu, Kota Bekasi pada 8 September 2019 lalu.

Ketiganya adalah Welly, Botek, dan Piong (residivis). Polisi masih memburu dua pelaku lainnya.

"Modusnya, kelima pelaku bersepakat di salah satu rumah pelaku berinisial W, kemudian kelimanya berangkat ke TKP menggunakan mobil. Di TKP, tiga pelaku turun masuk rumah. Sisanya di mobil mengawasi situasi," jelas Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko dalam jumpa pers, Senin (27/1/2020) siang.

Baca juga: Ingin Kuasai Harta Pasiennya Senilai Rp 40 Miliar, Terapis Palsukan Akta Perkawinan

Para pelaku masuk ke dalam rumah kosong dengan cara mencongkel pintu utama pakai linggis.

Pelaku kemudian mengambil sejumlah barang berharga seperti jam tangan, emas, dan kunci sepeda motor.

Baca juga: Praktik Prostitusi Anak di Kalibata Terbongkar, Korban Disiksa hingga Disetubuhi

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Arman mengatakan, para tersangka sempat buron empat bulan karena kabur ke luar kota.

"Selama empat bulan itu mereka di luar Bekasi. Anggota juga belum mendapat informasi bahwa mereka pelakunya," ujar Arman.

Ketiga tersangka tersebut dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

Megapolitan
Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

Megapolitan
PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

Megapolitan
Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

Megapolitan
BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

Megapolitan
Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

Megapolitan
Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

Megapolitan
Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

Megapolitan
Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

Megapolitan
Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

Megapolitan
Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

Megapolitan
Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

Megapolitan
Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Anies: Jadikan PSBB untuk Mempererat Solidaritas, Bukan Penderitaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X