Marak Pelecehan Seksual, Wali Kota Bekasi Wacanakan Pasang 1.000 CCTV Hasil CSR

Kompas.com - 28/01/2020, 19:19 WIB
Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya disebut telah melakukan pornoaksi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bekasi pada Kamis (23/1/2020) sore. Sosok pria itu, seperti dalam foto di atas beredar di dunia maya. InstagramSeorang pria yang tidak diketahui identitasnya disebut telah melakukan pornoaksi di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bekasi pada Kamis (23/1/2020) sore. Sosok pria itu, seperti dalam foto di atas beredar di dunia maya.

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim sudah mewacanakan pemasangan banyak CCTV untuk menekan kasus kejahatan.

Hal itu dilakukan sebagai antisipasi maraknya kasus pelecehan seksual, termasuk kasus eksibisionisme atau pamer alat kelamin yang belakangan mencuat di Bekasi.

"Saya sudah bicara dengan Pak Kapolres (Kombes Wijonarko). Saya berpikir dan sampaikan ke beliau, seumpama kita punya 1.000 saja CCTV di tempat strategis, saya kira kita mampu," kata pria yang akrab disapa Pepen itu di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (28/1/2020) siang.

Baca juga: Polisi Ungkap Kesulitan Tangkap Pelaku Masturbasi di Bawah JPO Ahmad Yani Bekasi

Pepen berujar, seribu CCTV tersebut bisa diperoleh dengan memanfaatkan dana CSR pengusaha besar.

Nantinya, Pemerintah Kota Bekasi tinggal menyambungkan jaringan CCTV itu ke monitor Polres Metro Bekasi Kota.

Karena menggunakan dana CSR, sebagian besar CCTV itu kemungkinan bakal dipasang di lokasi strategis, berdekatan dengan jalan-jalan utama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara sebagian kasus pelecehan seksual terjadi di lokasi yang relatif sepi seperti gang perumahan.

"Kita kan punya banyak tuh (pengusaha besar), umpamanya hotel yang di pertigaan Jalan Mayor Hasibuan situ. Ada hotel, ada Metropolitan Mall," kata Pepen.

"Dia CSR saja. Dia pasang (CCTV), kita tarik (jaringannya)," imbuh dia.

Sebelumnya, beberapa kasus pelecehan seksual mencuat di Kota Bekasi dalam beberapa waktu ke belakang.

Baca juga: Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Tahun lalu, seorang siswi SMK dibuntuti pemotor pria yang melakukan onani di atas motor di Jalan Raya Pasar Kranggan, Jatisampurna, 20 Desember 2019.

Kemudian, seorang ibu berjilbab panjang jadi korban "begal payudara" oleh pemuda di gang perumahan kawasan Kaliabang, Bekasi Utara, 15 Januari 2020.

Teranyar, aksi eksibisionisme terjadi dilaporkan di Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada 23 Januari 2020.

Polisi hanya sanggup mengungkap kasus pelecehan seksual di Kaliabang, dibantu rekaman CCTV yang menangkap jelas wajah dan identitas kendaraan pelaku.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Melonjak, Ganjil Genap di Jakarta Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Kasus Covid-19 Melonjak, Ganjil Genap di Jakarta Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Megapolitan
Road Bike Diminta Tak Diistimewakan, Pesepeda: Semua Ingin Olahraga, Kenapa Dibedakan?

Road Bike Diminta Tak Diistimewakan, Pesepeda: Semua Ingin Olahraga, Kenapa Dibedakan?

Megapolitan
Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Megapolitan
Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Megapolitan
Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Megapolitan
Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Megapolitan
Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Megapolitan
Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Megapolitan
Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Megapolitan
Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Megapolitan
Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X