Pembangunan Flyover Poltangan Timbulkan Keluhan Warga Tanjung Barat

Kompas.com - 29/01/2020, 07:45 WIB
Situas arus lalu lintas di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dekat putaran Poltangan mengalami kepadatan akibat adanya proyek jalan layang Tanjung Barat, Senin (19/11/2019). ANTARA/Laily RahmawatySituas arus lalu lintas di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dekat putaran Poltangan mengalami kepadatan akibat adanya proyek jalan layang Tanjung Barat, Senin (19/11/2019).
|


JAKARTA,KOMPAS.com - Warga yang tinggal di kawasan Tanjung Barat, khususnya di Poltangan, Jakarta Selatan, mengeluhkan pembangunan flyover tapal kuda yang sedang dikerjakan di kawasan tersebut.

Warga mengeluhkan penutupan jalan yang diberlakukan di putaran Poltangan karena menyebabkan kemacetan hingga menyulitkan dalam beraktivitas.

Untuk putar balik di arah Pasar Minggu, warga harus memutar jauh di depan Universitas Pancasila (UP) atau di kawasan Ragunan.

Belum lagi penyempitan jalan karena proses pembangunan membuat kemacetan tidak bisa dihindari.

Baca juga: Putaran Jalan Poltangan Akan Ditutup Mulai Sabtu, Ini Pilihan Jalur Alternatif

“Sekarang ini mutar di depan UP atau ke arah Ragunan lewat jalan TB Simatupang. Paling lama 10 menit sekarang malah jadi 30-40 menit,” kata sekertaris Aliansi Warga Pejaten Timur dan Tanjung Barat Menuntut Hak Akses Langsung ke Flyover, Isrin Albaari saat dihubung, Selasa (28/1/2020).

Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan desain flyover yang bakal membuat masyarakat setempat tidak bisa menggunakannya kala rampung dikerjakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Isrin Albaari menilai, warga Pejaten Timur dan Tanjung Barat tidak bisa menggunakan flyover U turn di Poltangan yang mengarah dari Pasar Minggu dan memutar balik kembali ke arah Pasar Minggu.

Pasalnya, posisi jalur keluar warga dari permukiman menuju Jalan Raya berada setelah tanjakan flyover tersebut.

Sehingga, warga mau tidak mau harus melawan arus hanya demi menggunakan flyover tersebut.

“Jadi kami harus ngelawan arus 15 meter ke arah kanan. Jadi tolong dicatat baik-baik, kami bukan tolak pembangunan. Kami menolak bahwa akses untuk mutar jadi enggak dapat,” kata dia.

Baca juga: Begini Konsep Flyover Lenteng Agung-Tanjung Barat di Depan IISIP

Permasalahan ini pun sudah dibawa dalam mediasi bersama pihak Bina Marga, Polsek, camat dan tokoh masyarakat setempat. Namun, pascamediasi tersebut belum ada hasil yang memuaskan warga.

Keluhan lain pun juga datang dari salah satu warga RW 03, Kelurahan Pejaten Timur. Warga bernama Panov ini pun mengutarakan hal yang sama. Banyak warga yang kesulitan berangkat sekolah ataupun belanja di Pasar Minggu karena putaran yang terlalu jauh.

“Karena banyak pedagang yang tinggal di sini jadi mereka kesulitan kalau mau ke Pasar Minggu. Kadang kadang harus putar jauh di UP atau UI. Bisa makan waktu setengah jam sampai satu jam karena macetnya,” terang dia.

Pihaknya berharap Pemprov DKI bisa menanggapi hal ini dan mencarikan solusi guna menyelesaikan kendala warga setempat.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Viral

Megapolitan
Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Cek TKP Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO, Ancam Bacok dan Kalungi Leher Korban dengan Celurit

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Selasa: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpeluang Hujan

Megapolitan
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam dan Bawa Pistol Gasak Tiga Handphone di Cilandak KKO

Megapolitan
Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Warga Bangun Polisi Tidur di Pulomas, Diprotes Pesepeda, lalu Diganti Speed Trap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 91 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.